Sesuai Undang – Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, sebutan Kotamadya Daerah Tingkat II berdasarkan Undang – undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok – pokok Pemerintah di Daerah di ubah dan berkedudukan sebagai Daerah Kota yang Otonom, yang mempunyai kewenangan dan kekuasaan untuk membentuk dan melaksanakan kebijakan menurut prakarsa dan aspirasi masyarakat.

Perubahan sebutan tersebut membawa konsekuensi pada perubahan sebutan/Nomenklatur yang tertera pada lambing Daerah dan Kota Mataram. Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 12 Tahun 2001 mengatur tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Mataram Nomor II Tahun 1994 tentang Lambang Daerah Kotamadya Mataram Tingkat II Mataram.

Arti lambang :

Perisai : Melambangkan ketangguhan dalam menghadapi setiap ancaman,gangguan hambatan dan tantangan baik yang dating dari luar maupun dari dalam. Perisai segilima ini merupakan manifestasi dari Pancasila sebagai ideologi negara, dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia .

Bintang : Bersudut lima melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Rantai : Tujuh mata rantai yang bersambung melambangkan keanekaragaman masyarakat yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kubah : Melambangkan kehidupan masyarakat daerah yang senantiasa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Rangkaian Padi dan Kapas : Melambangkan Keadilan Sosial, tiga puluh satu butir padi melambangkan tanggal 31, dan 8 buah kapas melambangkan bulan Agustus yang menunjukkan hari lahirnya Kota Mataram. Seutas tali pengikat bersimpul tiga melambangkan ikatan yang erat antara manusia dan manusia dengan lingkungan.
Burung Koak Kaok : Termasuk salah satu satwa khas daerah Nusa Tenggara Barat yang dilindungi oleh Undang – undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya. Burung ini melambangkan disiplin, hemat, kesetiakawanan dan dinamis.

Pintu Gerbang berbentuk : Melambangkan keterbukaan, etos kerja yang Lumbung tinggi, hemat dan menunjukkan sikap hidup gotong royong.

Biru Muda : Berarti cita – cita yang tidak pernah kering dari seluruh warga Kota Mataram dan berusaha dengan penuh semangat untuk mewujudkannya.

Biru Tua : Kesetiaan, yang berarti menjunjung tinggi Pancasila dan Undang – undang Dasar 1945 serta setia pada Pemerintah Republik Indonesia

Merah Jingga : Melambangkan ketangguhan dan menyongsong masa depan untuk kebenaran dan keadilan.

Abu – abu : Warna yang mempunyai sifat netral. Jadi dinamis dalam era globalisasi.

Kuning : Kejayaan, keberanian berjuang atas dasar kesucian.

Putih : Kesucian, kejujuran, keseluruhan rakyatnya yang senantiasa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Hijau : Kemakmuran, kesejukan adalah ciri – ciri dari seluruh masyarakat Kota Mataram.

Hitam : Melambangkan keabadian dan kemantapan untuk meraih harapan.

 

 

  • Halaman :  

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramSMS CENTER Perwal Tata Naskah Dinas Pemerintah Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramPERATURAN WALIKOTA MATARAM TENTANG KODE ETIK ASNROAD MAP RB KOTA MATARAMBUKU STANDAR HARGA KOTA MATARAM TAHUN 2017Surat Edaran Libur Nasional 2017Edaran Cuti Tahun 2017

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 203 Visit
Kemarin : 2,743 Visit
Bulan Ini : 14,712 Visit
Tahun Ini : 14,712 Visit
Total : 17,432 Visit
Detail Statistik