Beranda - Situs Resmi Pemerintah Kota Mataram
Wakil Wali Kota Tutup MPBM Kota Mataram Tahun 2017
15 Maret 2017 778 View

Wakil Wali Kota Tutup MPBM Kota Mataram Tahun 2017

MATARAM – Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) Kota Mataram Tahun 2017 yang digelar selama dua hari berturut-turut di Aula Lantai 3 Kantor Wali Kota Mataram ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana pada Selasa sore (14/03/17). Acara penutupan kegiatan yang dimaksudkan untuk merumuskan rencana kerja tahun anggaran 2018 ini dihadiri oleh seluruh peserta yang berasal dari berbagai unsur baik dari SKPD, fasilitator dari kelurahan dan kecamatan, yang melibatkan pula para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, maupun tokoh wanita se-Kota Mataram. Turut hadir pula segenap anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kota Mataram.

Melalui serangkaian diskusi klinis oleh para peserta di tiga bidang yang menjadi fokus pembangunan di Kota Mataram, yaitu Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PER), serta Bidang Sarana dan Prasarana (SARPRAS), dilanjutkan dengan perumusan hasil, pembacaan hasil diskusi dengan moderator Dr. Prayitno Basuki, MA, dan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil MPBM antara tiga ketua bidang klinis, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram H. Amirudin, dan Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, MPBM Kota Mataram Tahun 2017 diakhiri dengan arahan sekaligus tanggapan dari Wakil Wali Kota Mataram yang menandai ditutupnya kegiatan tahunan Pemerintah Kota Mataram tersebut.

Dikatakan Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana dalam arahannya, dirinya sangat mengapresiasi semangat masyarakat peserta MPBM yang telah berpartisipasi memberikan sumbangsih pemikiran selama mengikuti pelaksanaan MPBM Tingkat Kota Mataram Tahun 2017. Bahkan menurut Mohan, masyarakat merupakan komponen yang sudah semestinya ikut bertanggung jawab untuk dapat menyelaraskan visi misi Kota Mataram dan sebagai garda terdepan untuk menyampaikan persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat. Sesuai amanat Undang-Undang, perencanaan pembangunan dilakukan dengan proses bottom up. Dimana masyarakat menyampaikan ide, gagasan, dan persoalan sosial yang hasilnya dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran berikutnya. “Tidak ada alasan pemerintah tidak mengakomodir, tidak boleh tidak karena itu semua berasal dari keinginan masyarakat. Saya akan mengawal tahun 2018 semua akan ter-cover”, tegasnya.

Kota Mataram lanjut Mohan, sedang berkembang dengan sangat baik dan bergerak begitu pesat yang merupakan konsekuensi dari efek lokomotif majunya dunia pariwisata menarik gerbong-gerbong lain dibelakangnya. Kemajuan tersebut menyebabkan masyarakat Kota Mataram berhadapan dengan situasi yang makin kompetitif. Apalagi melihat dari indikator yang tampak, diyakini Mohan Kota Mataram harus siap menjadi Kota Metropolitan dalam beberapa tahun ke depan. Dinamika tersebut harus dihadapi dengan cara bergerak maju besama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yang dengan demikian agar kesan kesenjangan sosial yang menjadi keresahan di tengah masyarakat dapat diseimbangkan. Dicontohkan Mohan dengan revitalisasi yang tengah dilakukan Mohan di aliran Sungai Jangkuk yang membutuhkan dukungan dari masyarakat disepanjang sungai untuk ikut menjaga kebersihan sungai. “Sungai menjadi satu magnet, air yang harusnya menjadi berkah jangan sampai jadi bencana”, ujarnya. (ufi/nyem-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CityWebsite jdih Kota MataramKecamatan Cakranegara Dalam Data 2018.pdfKecamatan Mataram Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Selaparang Dalam Data 2018.pdfKecamatan Ampenan Dalam Data 2018Kota Mataram Dalam Data 2018Kecamatan Sekarbela Dalam Data 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat