Rakor Satgas Saber Pungli Kota Mataram
16 Maret 2017 814 View

Rakor Satgas Saber Pungli Kota Mataram

MATARAM – Setelah usai melakukan penyusunan program kerja, Tim Satgas Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kota Mataram kembali menggelar rapat koordinasi dengan agenda pengarahan dari Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, pemaparan dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram Rodiansyah, laporan koordinator masing-masing kelompok kerja (pokja) yang terdiri dari pokja intelijen, pokja pencegahan, pokja penindakan, dan pokja yustisi, diakhiri dengan diskusi antar anggota tim. Rakor yang digelar di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram pada Rabu (15/03/17) tersebut dihadiri lengkap oleh seluruh anggota tim Satgas Saber Pungli Kota Mataram yang dibentuk dari berbagai unsur baik dari Pemerintah Kota Mataram, kepolisian, maupun kejaksaan.

Dalam pengarahannya di awal Rakor, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menegaskan kembali bahwa tim yang telah terbentuk ini merupakan tim yang berfungsi untuk melakukan pencegahan terjadinya praktik-praktik pungli di kalangan penyelenggara pemerintah yang dapat membawa dampak sosial yang merugikan, mempengaruhi wibawa pemerintah. Terbentuknya tim Satgas Saber Pungli menjadi momentum untuk memperbaiki kondisi yang ada. Mengubah mindset serta menghapus stigma birokrasi yang sulit. Penting bagi penyelenggara pemerintah untuk menjaga etika pekerjaan secara bersama-sama agar terjalin sinergi dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjadi pelecut untuk bekerja lebih hati-hati agar kondisi yang sama tidak terjadi kembali. “Ada stigma dengan kalimat kalau bisa diperpanjang harus diperpendek. Tidak bisa kita pura-pura tidak tahu”, cetusnya.

Wilayah yang biasanya menjadi sorotan lanjut Mohan, diantaranya adalah pelayanan publik, perijinan, pendidikan, bantuan sosial, dan hibah. Dipertegas Mohan, wilayah yang paling rawan dan sensitif untuk praktik pungli berada di wilayah pendidikan yang memiliki banyak sekali celah. Meski diakui Mohan, ada kebutuhan-kebutuhan dari pihak sekolah untuk meningkatkan fasilitas sekolah tanpa dasar hukum yang kuat. Padahal apapun pungutan yang diluar instrumen hukum dikategorikan sebagai pungli. Karena itu Mohan meminta secara khusus agar tim segera memfasilitasi pertemuan dengan kepala sekolah dan komite sekolah agar jangan sampai pungutan yang diambil di sekolah melemahan institusi pendidikan. Begitupun dengan pengaduan, ditekankan Mohan agar seluruh aduan yang masuk ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya tanpa kecuali. “Untuk posko pengaduan supaya ada interaksi dan kepastian untuk semua info yang masuk, sehingga ada tanggapan soal info yang mereka sampaikan. Tindak lanjuti apapun itu”, pungkasnya.

Sementara dikatakan Kajari Mataram Rodiansyah, di Kota Mataram sendiri saat ini telah terjaring OTT (Operasi Tangkap Tangan) satu orang kepala sekolah. Hal tersebut menyebabkan banyaknya permintaan dari sekolah untuk lebih banyak dilakukan sosialisasi terkait pungli atau semacam penyuluhan hukum di sekolah-sekolah. Dirinya mengatakan, penangkapan pada kepala sekolah yang dilakukan oleh tim Satgas Saber Pungli Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut juga harus membuat tim Satgas Saber Pungli Kota Mataram harus meningkatkan koordinasi dengan tim dari provinsi NTB agar tidak terjadi tumpang tindih wilayah kerja, seperti yang diusulkan oleh Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi. Selain itu Rodiansyah juga mengusulkan agar ada satu media komunikasi online yang mewadahi seluruh anggota tim agar komunikasi dapat berjalan lebih lancar. (ufi/nyem-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CityWebsite jdih Kota MataramKecamatan Cakranegara Dalam Data 2018.pdfKecamatan Mataram Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Selaparang Dalam Data 2018.pdf111111111

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat