Wakil Wali Kota Pimpin Rekonsiliasi Konflik Asak-Peresak
May 13, 2014 212 View

Wakil Wali Kota Pimpin Rekonsiliasi Konflik Asak-Peresak

MATARAM – Konflik antar warga di dua lingkungan bertetangga Lingkungan Asak dan Lingkungan Peresak yang berada di Kelurahan Pagutan Kecamatan Ampenan Kota Mataram telah diakhiri dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk melakukan rekonsiliasi. Kesepakatan damai antara kedua lingkungan tersebut dilaksanakan di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram dipimpin oleh Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana. Selain dihadiri oleh para tokoh agama dan tokoh masyarakat dari kedua lingkungan yang terlibat konflik, turut hadir pula Kapolres Kota Mataram AKBP Muhammad dan Komandan Kodim 1606 Letkol. Inf. Ardiansyah, serta melibatkan pula Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mataram.

Dari kedua belah pihak, kesediaan untuk berdamai disampaikan dari masing-masing pihak yang diwakili oleh Gede Mandra yang juga merupakan Ketua Parisada Hindu Dharma (PHDI) Provinsi Nusa Tenggara Barat mewakili warga Lingkungan Asak dan Habibun Badawi mewakili warga lingkungan Peresak. Kedua belah pihak berkomitmen untuk mengembalikan suasana damai dengan saling memaafkan dan duduk bersama demi mencairkan kesalahpahaman yang terlanjur terjadi. Hal tersebut diyakini dapat mengembalikan kearifan lokal yang telah dimiliki selama bertahun-tahun sebagai cara leluhur menjalin kebhinekaan. Selain itu juga kedua belah pihak berjanji untuk saling menahan diri agar suasana damai bisa segera diwujudkan.

Sementara itu bertindak selaku mediator, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan bahwa dirinya memaknai kehadiran kedua belah pihak untuk melakukan rekonsiliasi sebagai bentuk keseriusan dan merupakan sebuah sikap keteladanan atas kapasitas yan dimiliki para tokoh dari kedua belah pihak di lingkungan masing-masing. Mohan meminta pada semua pihak untuk menghadirkan rasa ikhlas, menjauhkan prasangka, emosi, dan kebencian, agar pertemuan dapat membawa hasil seperti yang diinginkan. Ditekankan oleh Mohan, keberadaannya sebagai mediator bukan semata-mata sebagai representasi dari pemerintah melainkan juga didorong oleh keinginan dan harapan masyarakat Kota Mataram pada umumnya agar kedua belah pihak segera dapat berdamai dan menyelesaikan masalah. “Satu sakit semua ikut sakit, karena masyarakat Kota Mataram ikut peduli”, ujarnya.

Diakui Mohan, masih ada pula segelintir orang yang justru memprovokasi agar konflik kian membesar dan berlarut-larut. Karenanya Mohan berpesan agar masyarakat di kedua lingkungan dan masyarakat Kota Mataram pada umumnya agar tidak lagi mudah terprovokasi. Karena diyakininya bahwa semua pihak sama-sama menginginkan kenyamanan dan keharmonisan bersama, sehingga sudah semestinya dapat merawat dengan baik situasi kondusif yang telah terbangun. “Indonesia memang dipandang sebagai negara yang paling memungkinkan untuk tidak damai karena berbagai macam perbedaan baik suku, agama, adat istiadat, dan lain-lainnya. Pertahankan jiwa patriotik kita untuk tetap merawat persatuan. Perlu kesadaran dari semuanya, yang sudah baik kita jaga, kita rawat, kita pelihara”, tutupnya.

Meskipun rekonsiliasi telah disepakati bersama dan kedua belah pihak telah saling berjabat tangan sebagai simbol perdamaian, pihak keamanan yakni TNI dan Kepolisian menyatakan belum akan beranjak dulu dari wilayah konflik. Karena perdamaian yang telah disepakati masih perlu untuk dikonkritkan di lapangan, serta pentingnya untuk memastikan tidak ada lagi pihak-pihak yang masih ingin merusak perdamaian yang telah disepakati antara warga di kedua lingkungan melalui rekonsiliasi yang diwakili oleh para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Apabila masih ditemukan hal-hal yang tidak diharapkan, pihak TNI dan Kepolisian akan menindak tegas dan membawanya ke ranah hukum. (ufi/nyem-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota Mataram Perwal Tata Naskah Dinas Pemerintah Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramPERATURAN WALIKOTA MATARAM TENTANG KODE ETIK ASNROAD MAP RB KOTA MATARAMBUKU STANDAR HARGA KOTA MATARAM TAHUN 2017Surat Edaran Libur Nasional 2017Edaran Cuti Tahun 2017Logo HUT RI yang ke-72BANNER HUT RI Ke-72HUT KOTA MATARAM KE-24Website Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart City

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 1,559 Visit
Kemarin : 3,160 Visit
Bulan Ini : 77,226 Visit
Tahun Ini : 143,441 Visit
Total : 146,161 Visit
Detail Statistik