Peletakan Batu Pertama IGD Terintegrasi RSUD Mataram
May 13, 2014 164 View

Peletakan Batu Pertama IGD Terintegrasi RSUD Mataram

MATARAM – Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh didampingi Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana dan Ketua DRPD Kota Mataram H. Didi Sumardi meresmikan operasional Gedung Hemodialisa untuk pelayanan pasien cuci darah, sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Terintegrasi di RSUD Kota Mataram pada Rabu (09/08/17). Turut hadir pada kesempatan tersebut unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Mataram, Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito beserta segenap jajaran pimpinan OPD lingkup Kota Mataram, dan undangan lain yang merupakan rekanan RSUD Kota Mataram serta perwakilan dari beberapa rumah sakit negeri maupun swasta yang ada di Nusa Tenggara Barat.

Dalam laporan Direktur RSUD Kota Mataram HL. Herman Mahaputra disampaikan bahwa dari data-data yang ada, akhir-akhir ini RSUD Kota Mataram mengalami lonjakan kunjungan yang cukup tinggi mencapai angka 1.000 kunjungan per hari. Oleh karena itu pihaknya secara terus-menerus melakukan inovasi untuk meneguhkan komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang salah satunya dengan membangun Gedung Hemodialisa dan yang segera akan dibangun, IGD Terintegrasi. Gedung Hemodialisa sendiri sebenarnya telah beroperasi sejak beberapa bulan sebelumnya, dengan mengoperasikan 15 unit alat cuci darah dalam ruangan yang lebih nyaman dari ruang hemodialisa sebelumnya. “Pelayanan Hemodialisa kita akan menjadi center di NTB, kita akan lengkapi dengan 60 unit alat cuci darah”, ungkapnya.

Sedangkan untuk pembangunan IGD Terintegrasi, pria yang akrab disapa dengan panggilan Dokter Jack ini mengatakan bahwa pihaknya akan membangun IGD menjadi lima lantai dengan pelayanan yang lebih lengkap. Hal tersebut karena IGD yang ada saat ini dianggap tidak layak lagi untuk jumlah kunjungan IGD yang pada tahun 2016 lalu saja mencapai angka 60 ribu. Pelayanan lain yang juga dilakukan di RSUD Kota Mataram adalah pelayanan antar obat gratis (Artis), dan menyiapkan armada untuk melakukan pelayanan home care. Untuk kasus-kasus penyakit yang memerlukan pelayanan khusus, RSUD Kota Mataram juga mencoba menawarkan pelayanan dengan melakukan kerjasama operasional dengan pihak ketiga. “Kita juga ada Pelayanan Kesehatan Darurat. Tinggal menekan angka 119, akan dijemput di rumah bersangkutan dan tidak dipungut biaya”, jelasnya.

Berbagai terobosan dan inovasi pelayanan kesehatan yang dilakukan di RSUD Kota Mataram mendapat apresiasi dari Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh. Dalam sambutannya, Wali Kota mengakui keberhasilan RSUD Kota Mataram yang telah masuk dalam 10 Besar Rumah Sakit Inovatif di Indonesia dan menjadi rumah sakit dengan akreditasi paripurna. Dengan dibangunnya IGD Terintegrasi ini, akan bertambah lagi fasilitas kesehatan yang dimiliki RSUD Kota Mataram. Apalagi RSUD Kota Mataram bukan hanya melayani masyarakat Kota Mataram saja bahkan juga mampu memberi kontribusi bagi masyarakat dari kabupaten-kota lain di NTB. “Pemerintah Kota Mataram akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan RSUD Mataram. mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik dan semakin bisa meningkatkan pelayanan”, tutupnya. (ufi/nyem-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota Mataram Perwal Tata Naskah Dinas Pemerintah Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramPERATURAN WALIKOTA MATARAM TENTANG KODE ETIK ASNROAD MAP RB KOTA MATARAMBUKU STANDAR HARGA KOTA MATARAM TAHUN 2017Surat Edaran Libur Nasional 2017Edaran Cuti Tahun 2017Logo HUT RI yang ke-72BANNER HUT RI Ke-72HUT KOTA MATARAM KE-24Website Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart City

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 2,096 Visit
Kemarin : 4,214 Visit
Bulan Ini : 94,037 Visit
Tahun Ini : 268,228 Visit
Total : 270,948 Visit
Detail Statistik