Pemkot Mataram Perkuat Komitmen Pengendalian HIV AIDS
05 Desember 2017 148 View

Pemkot Mataram Perkuat Komitmen Pengendalian HIV AIDS

MATARAM – Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2017 menjadi momentum Pemerintah Kota Mataram untuk menyatakan penguatan komitmen dalam upaya pengendalian HIV AIDS di Kota Mataram. Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana saat menggelar Konferensi Pers bersama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Mataram di ruang kerja Wakil Wali Kota Mataram pada Selasa (05/12/17). Dihadapan sejumlah awak media, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan bahwa momentum Peringatan Hari AIDS Sedunai Tahun 2017 menjadi momentum yang sangat strategis dengan telah ditemukannya obat pengendali virus HIV AIDS yang disebut dengan obat ARV atau Anti Retro Viral, yang memungkinkan penderita penyakit yang sebelumnya selalu disebut sebagai penyakit mematikan yang tidak ada obatnya, jadi memiliki harapan untuk dapat sembuh melalui pengobatan yang tepat secara rutin dan terus-menerus.

          Momentum Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2017 ini ditambahkan Mohan, juga dijadikan sebagai momentum untuk menumbuhkan kesadaran ditengah masyarakat agar dapat secara bersama-sama meningkatkan pengetahuan serta kepedulian untuk mencegah penularan HIV, dan mengubah paradigma terkait HIV AIDS sebagai penyakit yang dapat dikelola serta dapat diobati. Komitmen Pemerintah Kota Mataram dalam rangka pengendalian HIV AIDS di Kota Mataram juga dilakukan di semua sektor yang memberi dukungan secara masif dan signifikan. Diantaranya dengan mengalokasikan anggaran secara konsisten sejak tahun 2006, serta meningkatkan fasilitas penanganan HIV AIDS di 11 puskesmas yang ada di enam kecamatan se-Kota Mataram dan di RSUD Kota Mataram. “Ini menjadi isu yang sangat penting. Di tahun 2030 nanti kita harapkan Kota Mataram dapat mencapai target 3 Zero. Zero infeksi baru, Zero kematian akibat HIV AIDS, dan Zero stigma dan diskriminasi”, ucapnya.

          Sementara dijelaskan oleh Sekretaris KPA Kota Mataram dr. Margaretha Chepas didampingi narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat Kadek Mulyawan, Kota Mataram sebagai ibukota Provinsi NTB memiliki kasus HIV AIDS tertinggi dari seluruh kabupaten/kota di NTB. Menurut data kolektif dari tahun 2001 sampai dengan bulan Oktober 2017, telah ditemukan 217 kasus HIV, 207 orang penderita AIDS dan 117 orang penderita meninggal dunia. Penderita juga tidak lagi sebatas pada kelompok masyarakat yang memiliki gaya hidup menyimpang. Namun sudah terjadi di lintas usia, lintas profesi, bahkan diantaranya adalah ibu rumah tangga dan anak-anak. Meski demikian tingginya kasus HIV AIDS yang ditemukan di Kota Mataram justru menjadi pertanda baik. Dikatakan Ketua KPA Kota Mataram yang akrab disapa dr. Ritha ini, kasus yang terungkap memang sudah seharusnya lebih tinggi. “Berarti lebih banyak penderita memiliki akses layanan, sehingga kedepan di tahun 2030 kasus turun dan fenomena gunung es yang terjadi selama ini bisa mencair”, terangnya.

          Pada peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2017 lanjut dr. Ritha, pihaknya berharap masyarakat lebih terlibat secara aktif dalam pencegahan penyebaran HIV AIDS. Pihak KPA Kota Mataram sendiri saat ini telah melakukan terobosan yang melibatkan kelompok masyarakat terkecil dengan mobilisasi Dasa Wisma sebagai upaya peningkatan pemahaman masyarakat tentang HIV AIDS melalui Pelatihan Kader Peduli AIDS. Selain itu pencegahan penularan juga dilakukan melalui edukasi kesehatan reproduksi dan perilaku hidup sehat bagi kalangan remaja, pemeriksaan HIV bagi ibu hamil, serta memberi kemudahan akses layanan HIV bagi penderita secara komprehensif dan berkesinambungan. Sedangkan untuk memenuhi target nasional yang disebut dengan Target 90-90-90, dilakukan dengan strategi jalur cepat S-TOP. Yaitu; Suluh yang dalam hal ini melakukan penyuluhan agar masyarakat paham HIV, Temukan (90 persen ODHA atau Orang Dengan HIV AIDS mengetahui statusnya), Obati (90 persen ODHA mendapatkan terapi ARV), dan Pertahankan (90 persen penderita dengan terapi ARV tidak lagi terdeteksi virusnya). (ufi/nyem-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramROAD MAP RB KOTA MATARAMWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CitySSH Kota Mataram Tahun 2018Kota Mataram Dalam Data Tahun 2017Kecamatan Cakranegara Dalam DataKecamatan Ampenan Dalam DataKecamatan Mataram Dalam DataKecamatan Sandubaya Dalam DataKecamatan Sekarbela Dalam DataKecamatan Selaparang Dalam DataPengumuman Rektrutmen Gel II TFL

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 2,347 Visit
Kemarin : 2,749 Visit
Bulan Ini : 63,079 Visit
Tahun Ini : 163,470 Visit
Total : 746,329 Visit
Detail Statistik