Kota Mataram Siap Jadi Bagian Dalam Penyelenggaraan PON 2024
05 Maret 2018 176 View

Kota Mataram Siap Jadi Bagian Dalam Penyelenggaraan PON 2024

MATARAM – Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama dengan Provinsi Bali tengah berjuang untuk dapat direkomendasikan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024. Untuk memastikan kesiapan NTB yang telah mengajukan diri bersama dengan Bali sebagai penyelenggara agenda olahraga berskala nasional tersebut, tim dari KONI Pusat melakukan sejumlah survey ke tempat-tempat yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan pertandingan olahraga, yang untuk di NTB mayoritas di berada di Kota Mataram. Keberadaan tim di Kota Mataram dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Mataram untuk melakukan pertemuan yang dikemas dalam agenda silaturahmi sekaligus makan malam. Bersama dengan para pengurus KONI NTB, tim dari KONI Pusat menghadiri undangan ramah-tamah Pemerintah Kota Mataram yang dilaksanakan di Aula Pendopo Wali Kota Mataram pada Kamis petang (01/03/18).

Kehadiran tim dari KONI Pusat memenuhi undangan dari Pemerintah Kota Mataram diapresiasi oleh Plt. Wali Kota Mataram yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Kota Mataram H. Mohan Roliskana. Dihadapan seluruh tim yang hadir, Mohan memastikan kesiapan Kota Mataram sebagai tuan rumah PON 2024. Kota Mataram menurut Mohan, telah seringkali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan-kegiatan berskala besar, baik yang berskala nasional maupun internasional. Sehingga kesiapan Kota Mataram untuk menjadi tuan rumah bagi para atlit dan ofisial cabang-cabang olahraga yang akan datang dari seluruh Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Mohan juga berharap setelah dilakukannya kunjungan tim ke venue, dapat membawa hasil yang baik. “Mudah-mudahan bisa memberikan keputusan positif atas usulan kami sebagai tuan rumah PON 2024”, harapnya.

PON menurut Mohan, bukan hanya berkaitan dengan urusan mengukur dan mengukir prestasi di bidang olahraga saja. Bila nantinya KONI Pusat merekomendasikan penunjukan NTB dan Bali sebagai tuan rumah PON 2024, maka akan menjadi PON pertama yang digelar di kawasan timur Indonesia. Dan hal tersebut akan berdampak sangat besar bagi daerah, karena Mohan meyakini bahwa dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda olahraga terbesar di Indonesia akan memberi kesempatan bagi NTB dan Kota Mataram pada khususnya, untuk lebih menunjukkan citra sebagai daerah tujuan wisata yang tidak kalah menariknya dari daerah lain. “Ada harapan-harapan yang spesifik. Banyak hal yang bisa kami tawarkan, khususnya di bidang tourism. Banyak spot-spot yang nantinya bisa diperkenalkan”, lanjutnya.

Hal serupa dikatakan oleh Ketua KONI NTB Andi Hadianto. Menjadi tuan rumah gelaran PON, akan memberikan dampak yang sangat baik bagi Kota Mataram dan NTB pada umumnya. Belum lagi rasa bangga yang akan ditimbulkan atas kepercayaan yang diberikan. Selama 12 hari gelaran PON Bali NTB 2024 nanti, akan disuguhkan pesta olahraga nasional yang dikemas dalam bentuk Sport, Tourism, and Culture, sesuai dengan citra Provinsi NTB dan juga Bali sebagai daerah wisata yang kaya dengan seni dan budaya. Sedangkan kesiapan dari sisi infrastruktur, diakui sangat representatif. Semua venue yang ada di Kota Mataram juga tinggal membutuhkan pembenahan dan perbaikan-perbaikan kecil saja. “Potensi kita sebenarnya luar biasa, prestasi di bidang olahraga juga luar biasa. Buktinya 15 anak NTB saat ini berada dalam tim Indonesia di Asian Games. Tapi kadang percaya diri kita yang masih kurang”, ungkapnya.

Sementara dari hasil kunjungan tim KONI Pusat yang dipimpin oleh Ketua Bidang Pembinaan Organisasi Mayjen TNI (Purn) Suwarno, disimpulkan bahwa dukungan dari semua stakeholders baik di provinsi maupun di kabupaten/kota sangat besar untuk mewujudkan Bali dan NTB sebagai tuan rumah PON 2024. Suwarno juga mengatakan bahwa hasil kunjungan juga mendapati beberapa potensi di Kota Mataram yang bisa dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan bagi cabor tertentu, yang belum dimasukkan dalam koridor. Kalaupun ada persoalan, hanya sedikit dan tidak ada yang substansial. Meski demikian diingatkan pula bahwa ada konsekuensi yang timbul. Selain akan melibatkan kebijakan anggaran untuk pendanaan sebagai konsekuensi utama, penyiapan venue juga harus seiring dengan penyiapan atlit. Karena bila terpilih sebagai tuan rumah, ada tiga tugas yang harus dilakukan. Yaitu; menyiapkan tempat pertandingan, panitia, dan melakukan pembinaan atlit. (ufi/nyem-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CitySSH Kota Mataram Tahun 2018Kota Mataram Dalam Data Tahun 2017Kecamatan Cakranegara Dalam DataKecamatan Ampenan Dalam DataKecamatan Mataram Dalam DataKecamatan Sandubaya Dalam DataKecamatan Sekarbela Dalam DataKecamatan Selaparang Dalam DataWebsite jdih Kota MataramBanner MNEK 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat