Rapat Paripurna LKPJ Kota Mataram Akhir Tahun Anggaran 2017
31 Maret 2018 301 View

Rapat Paripurna LKPJ Kota Mataram Akhir Tahun Anggaran 2017

MATARAM – DPRD Kota Mataram menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2017 oleh Wali Kota Mataram, di Ruang Sidang DPRD Kota Mataram pada Kamis (29/03/18). Rapat yang digelar secara terbuka tersebut dengan melaksanakan dua agenda; Penyampaian LKPJ dan Pembentukan Pansus Pembahasan LKPJ. Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kota Mataram, anggota FKPD Kota Mataram, Sekretaris Daerah Kota Mataram beserta segenap jajaran asisten dan staf ahli, segenap pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Mataram, para camat dan lurah, pimpinan dari Partai Politik se-Kota Mataram, pimpinan BUMN/BUMD, pimpinan organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, termasuk diantaranya adalah para sesepuh Kota Mataram; HL. Azhar, HL. Mujitahid, dan HL. Mas’ud.

          LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2017 dibacakan oleh Plt. Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana yang dalam penyampaiannya melaporkan secara rinci kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan Kepala Daerah, Wali Kota H. Ahyar Abduh dan Wakil Wali Kota H. Mohan Roliskana, selama satu tahun anggaran. Dipermaklumkan pula bahwa H. Ahyar Abduh telah memasuki masa cuti menjelang keikutsertaannya dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 sebagai calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Periode 2018-2023. Secara umum LKPJ yang disampaikan tersebut merupakan gambaran atas hasil pembangunan pada tahun 2017, yang mengukur kinerja pembangunan suatu daerah dilihat dari sisi sosial dan ekonomi, dimana kondisi dan capaian makro ekonomi daerah digambarkan melalui angka PDRB, tingkat pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan kesempatan kerja.

          Pada Tahun Anggaran 2017 seperti disampaikan Mohan, laju pertumbuhan ekonomi Kota Mataram sebesar 8,12 persen, dengan laju pertumbuhan investasi sebesar 16,54 persen, dengan sektor terbesar penyumbang ekonomi Kota Mataram adalah dari kelompok sektor tersier. Sementara untuk perkembangan struktur perekonomian Kota Mataram dilihat dari Product Domestic Regional Bruto (PDRB) mengarah kepada kota dengan struktur jasa (Service City). Pada tahun 2017, PDRB Kota Mataram Atas Dasar Harga Berlaku adalah lebih dari17,253 Triliun Rupiah, dan laju inflasi sebagai indikasi stabilnya perekonomian pun berhasil dipertahankan pada angka 3,59. Selain itu kondisi ketenagakerjaan juga terus mengalami perubahan ke arah yang positif, dengan tingkat Partisipasi Angkatan Kerja berada pada angka 64,53 persen, sejalan dengan Tingkat Kesempatan Kerja yang mencapai 94,65 persen. Dan seiring dengan nilai kebutuhan masyarakat pekerja yang terus meningkat, Pemerintah Kota Mataram juga menetapkan Upah Minimum Kota tahun 2017 sebesar 1.714.216 Rupiah.

          Mengenai Anggaran Pendapatan Kota Mataram yang pada Tahun Anggaran 2017 ditargetkan sebesar 1,424 Triliun Rupiah lebih, terealisasi sebesar 1,423 Triliun Rupiah lebih atau mencapai 99,98 persen. Sedangkan Anggaran Belanja Daerah pada Tahun Anggaran 2017 yang ditargetkan sebesar 1,545 Triliun Rupiah lebih, terealisasi sebesar 1,412 Triliun Rupiah lebih atau sebesar 91,37 persen. Sementara Pendapatan Kota Mataram mengalami peningkatan sebesar 1,98 persen dari tahun sebelumnya menggambarkan kemampuan daerah yang semakin kuat dalam mengisi fiscal gap. Gambaran kemandirian daerah terlihat dari PAD Kota Mataram yang pada tahun 2017 ditargetkan sebesar 367,503 Milyar Rupiah lebih, terealisasi sebesar 386,863 Milyar Rupiah lebih atau sebesar 105,27 persen.

          Secara keseluruhan lanjut Mohan, angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Mataram juga terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2017, IPM Kota Mataram berada pada angka 77,20 yang masih berada dalam range 70-80, sehingga termasuk dalam kategori tinggi. Peningkatan ini dipengaruhi oleh capaian Angka Harapan Hidup pada tahun 2017 sebesar 70,70 tahun. Begitupun Harapan Lama Sekolah di Kota Mataram yang mencapai 15,50 tahun pada tahun 2017, diikuti juga dengan angka Rata-rata Lama Sekolah selama 9,25 tahun. Demikian pula dengan prosentase penduduk miskin yang menurun sebanyak 0,25 persen dari 9,80 persen menjadi 9,55 persen, atau berada pada posisi di bawah dua digit. Terkait dengan kinerja aparatur daerah, Kota Mataram juga dinilai oleh Ombudsman RI sebagai kota yang memiliki kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik, hanya terpaut 0,99 poin dari Kota Manado yang menempati urutan pertama. Hal tersebut diikuti dengan indeks kepuasan layanan masyarakat yang mencapai 78,27 persen.

          Kemudian dalam aspek pelayanan umum, masih dikatakan Mohan, capaian kinerja terlihat dari peningkatan sarana dan prasarana perkotaan yang mencatatkan panjang jaringan jalan dalam kondisi baik yang diupayakan untuk terus bertambah, mencapai 286.251 kilometer dari keseluruhan jalan sepanjang 400.063 kilometer. Untuk layanan administrasi kependudukan, tergambar melalui jumlah penduduk yang memiliki KTP mencapai 96,53 persen. Selain itu, upaya peningkatan kenyamanan hidup perkotaan tampak melalui cakupan penanganan sampah yang mencapai 85 persen. Sedangkan dalam aspek daya saing daerah, kunjungan wisatawan ke Kota Mataram juga tercatat cukup tinggi, yaitu sebanyak 697.635 orang. Sepanjang tahun 2017, Kota Mataram juga telah mencatatkan sejumlah prestasi dan penghargaan di berbagai bidang sebagai wujud apresiasi kinerja dan kerja keras bersama, baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional.

          Mengakhiri laporannya, Mohan mengatakan bahwa menghadapi tahun 2018 yang merupakan tahun politik akan memberi tantangan dan hambatan tersendiri untuk dihadapi bersama. Dua agenda Pemilihan Umum, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018 yang akan langsung disusul dengan proses Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019 telah berada di depan mata. Untuk itu Mohan mengajak semua pihak untuk terus menjaga kewaspadaan, tetap mawas diri, dan terus memperhatikan apa yang sesungguhnya menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat Kota Mataram, sehingga program dan kegiatan yang dirancang dapat benar-benar tepat mengenai sasaran. “Dengan segala kerendahan hati, kami meminta semua pihak terus meningkatkan kerja sama dan komitmen untuk bekerja keras agar bersama-sama kita bawa daerah kita ke tingkat yang lebih tinggi lagi”, tutupnya. (ufi/tim-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CityWebsite jdih Kota MataramKecamatan Cakranegara Dalam Data 2018.pdfKecamatan Mataram Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Selaparang Dalam Data 2018.pdfKecamatan Ampenan Dalam Data 2018Kota Mataram Dalam Data 2018Kecamatan Sekarbela Dalam Data 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat