Puncak Peringatan Hari Kartini Ke-139 Tahun 2018 Kota Mataram
23 April 2018 116 View

Puncak Peringatan Hari Kartini Ke-139 Tahun 2018 Kota Mataram

MATARAM – Puncak Peringatan Hari Kartini ke-139 Tahun 2018 di Kota Mataram digelar pada Senin (23/04/18) di Aula Lantai 3 kantor Wali Kota Mataram. Pada akhir dari rangkaian acara yang diinisiasi oleh gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram tersebut, hadir Plt. Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi beserta segenap anggota FKPD lingkup Kota Mataram, serta Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito bersama segenap Asisten, Staf Ahli, dan jajaran pimpinan OPD lingkup Kota Mataram. Turut hadir pada kegiatan yang diikuti oleh seluruh organisasi wanita yang bernaung dibawah GOW Kota Mataram tersebut Ketua BKOW Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj. Ikhsanty Kumala Rimbun Rosiady, serta sesepuh organisasi wanita Kota Mataram Hj. Suryani Ahyar Abduh.

Dalam laporan ketua panitia pelaksana sekaligus menjabat sebagai Asisten III Setda Kota Mataram Hj. Baiq Evi Ganevia, disampaikan bahwa rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kartini Ke-139 Tahun 2018 Kota Mataram diawali dengan menggelar Pengajian Umum dan Bakti Sosial yang dipusatkan di Masjid Baitul Iman di Lingkungan Pondok Perasi Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan. Pada tanggal 23 Maret 2018. Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Dasar Jagung di Aula Pendopo Wali Kota Mataram pada tanggal 5 April 2016. Kemudian pada tanggal 6 April 2018, dilaksanakan pula kegiatan Bakti Sosial di Lingkungan Bangsal Kelurahan Tanjung Karang Kecamatan Sekarbela, yang diawali dengan senam bersama para pengurus GOW Kota Mataram beserta warga masyarakat setempat. Secara umum, keseluruhan kegiatan berjalan lancar sesuai harapan. “kalau masih ada yang belum sempurna, kita jadikan sebagai bahan evaluasi bersama untuk penyelenggaraan di tahun-tahun berikutnya”, ujarnya.

Sementara itu dikatakan oleh Ketua GOW Kota Mataram yang sekaligus Plt. Ketua TP PKK Kota Mataram Kinnasti Mohan Roliskana, inti dari perjuangan Kartini yang diperingati setiap tahun di seluruh Indonesia adalah agar perempuan-perempuan Indonesia mendapatkan hak yang sama untuk memperoleh pendidikan sehingga dapat sama terpelajar dengan laki-laki. Dalam hal ini, bukan agar lebih tinggi dari laki-laki, emansipasi yang dimaksud adalah agar dengan keterampilan dan kecerdasannya bisa menunjang kegiatan yang sesuai dengan kodrat sebagai perempuan, untuk membimbing dan mendidik anak-anaknya di rumah. “Apa yang dicita-citakan Kartini, perempuan Indonesia harus pintar, cerdas, terampil, untuk keperluan keluarga dan anak-anaknya”, terangnya.

GOW Kota Mataram lanjut istri dari Plt Wali Kota Mataram, menaungi 24 organisasi wanita se-Kota Mataram. Dengan SDM yang dimiliki, diyakininya GOW Kota Mataram tidak seharusnya dipandang sebelah mata. Kegiatan yang dilakukan pun bukan sekedar seremonial saja. Karena itu dirinya menitip pesan kepada seluruh jajaran OPD lingkup Kota Mataram agar kegiatan-kegiatan yang digelar oleh GOW maupun TP PKK yang merupakan organisasi wanita terbesar di Indonesia, lebih banyak mendapat dukungan, termasuk lebih banyak dukungan anggaran. Bahkan saat ini ada Kepres No. 99 Tahun 2017 yang mengamanatkan salah satunya agar pemerintah menyertakan 10 Program Pokok PKK dalam program kerja pemerintah. “Kami ibarat tentara yang siap perang, tapi belum punya peluru. Kami siap bersinergi dengan pemerintah, siap mengentaskan pembangunan di bidang pemberdayaan perempuan. Dengan catatan mendapat dukungan”, lanjutnya.

Lebih jauh dikatakannya, isu kekerasan terhadap anak dan perempuan menjadi fokus yang diangkat dalam tema Peringatan Hari kartini ke-139 tahun 2018. Hal tersebut karena masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hak-hak perempuan dan anak yang harus dilindungi dan budaya patriarki dimana keputusan tertinggi ditangan laki-laki. Karena itu dirinya menghimbau agar jika kedepan nanti ada dilaksanakan Sosialisasi Pengarusutamaan Gender, pesertanya bukan lagi hanya ibu-ibu seperti yang terjadi selama ini. Lebih tepat bila yang menjadi peserta adalah bapak-bapak sebagai pihak yang akan memberikan hak pada perempuan.

          Menanggapi sambutan yang disampaikan Ketua GOW Kota Mataram, Plt. Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan bahwa saat ini emansipasi merupakan sebuah keniscayaan jaman. Tanpa bermaksud untuk mengurangi nilai-nilai perjuangan Kartini, Mohan melihat bahwa ekspresi untuk aktualisasi dari apa yang disebut dengan emansipasi, saat ini tampak telah sangat banyak dimensinya. Perempuan dapat berkarir di segala bidang, bahkan dapat menduduki posisi yang penting seperti menteri maupun politisi. Meski secara peran di depan publik sebagai mitra setara dengan laki-laki, perempuan juga memiliki posisi paling ideal untuk memainkan perannya memantapkan pondasi dalam institusi keluarga. Sehingga sangat penting untuk menempatkan peran perempuan dalam koridor yang benar, sebagai penguat pondasi dalam kerangka keutuhan sebuah peradaban. Dengan demikian akan dapat dibangun semangat semua pihak untuk bisa terus memperjuangkan dan menegakkan kepeloporan yang telah dirintis sejak lama oleh Kartini. “Selamat Hari Kartini”, ucapnya.

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CitySSH Kota Mataram Tahun 2018Kota Mataram Dalam Data Tahun 2017Kecamatan Cakranegara Dalam DataKecamatan Ampenan Dalam DataKecamatan Mataram Dalam DataKecamatan Sandubaya Dalam DataKecamatan Sekarbela Dalam DataKecamatan Selaparang Dalam DataWebsite jdih Kota MataramBanner MNEK 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung