Pemkot Mataram Kebut Pembentukan Pokmas Untuk Cairkan Bantuan Gempa
24 September 2018 107 View

Pemkot Mataram Kebut Pembentukan Pokmas Untuk Cairkan Bantuan Gempa

MATARAM – Untuk mempercepat proses agar dana bantuan bagi korban gempa yang bernilai 10 sampai dengan 50 juta rupiah yang dijanjikan pusat dapat segera dicairkan, Pemerintah Kota Mataram menugaskan lurah dan camat se-Kota Mataram untuk memfasilitasi pembentukan Pokmas (Kelompok Masyarakat) bagi masyarakat Kota Mataram yang rumahnya rusak terdampak gempa, sebagai syarat yang ditetapkan pusat dalam proses pencairan bantuan. Sementara dana bantuan belum dapat dicairkan, Pemerintah Kota Mataram juga mendistribusikan bantuan berupa Rusi (Rumah Singgah), khususnya bagi warga yang rumahnya rusak berat. Demikian beberapa hal penting yang dibahas dalam rapat koordinasi yang diikuti oleh camat dan lurah se-Kota Mataram beserta jajaran pimpinan OPD terkait, yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana didampingi Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram pada Senin (24/09/18).

          Disebutkan oleh Lalu Martawang, di Kota Mataram terdata sejumlah 7.116 unit rumah yang mengalami kerusakan ringan, sedang, dan berat. Dari jumlah tersebut, 720 pemilik rumah telah menerima buku tabungan yang 20 diantaranya berisi dana 50 juta rupiah, dan 700 lainnya berisi 25 juta rupiah. Martawang juga mengatakan, dirinya bersama pimpinan OPD terkait lingkup Kota Mataram telah mengikuti rapat bersama dengan pemerintah pusat untuk menyampaikan update laporan mengenai berbagai hal yang telah dilakukan di masing-masing daerah. Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa setelah pusat memutuskan untuk meniadakan bantuan Huntara (Hunian Sementara), Pemerintah Kota Mataram telah memiliki opsi lain dengan mendistribusikan Rusi yang diadakan tanpa melibatkan APBD Kota Mataram, melainkan sumbangan yang tidak mengikat dari pihak ketiga, sebelum masyarakat dapat mulai dibangun RISHA (Rumah Instan Sederhana Aman). “Dibangunnya Rusi menuju RISHA di Mataram ini diapresiasi oleh pusat”, tuturnya.

          Selain menyampaikan keberadaan Rusi di Kota Mataram lanjut Martawang, dirinya juga telah menawarkan kepada perwakilan dari pusat bahwa bila pusat ingin agar pembangunan RISHA dapat segera dimulai, Kota Mataram siap untuk dijadikan sebagai daerah yang menjadi simbol dimulainya pembangunan RISHA, dan akan menyiapkan Lingkungan Pengempel Indah yang merupakan salah satu wilayah terdampak parah di Kota Mataram sebagai penerima. Dari rapat bersama dengan pemerintah pusat tersebut diketahui pula bahwa warga penerima bantuan dapat memilih untuk menerapkan RISHA yang dibangunkan oleh Kementerian PUPR, atau menerapkan RIKO (Rumah Instan Konvensional) yang dapat dibangun secara mandiri dengan pengawasan teknis tertentu agar tetap menjadi rumah tahan gempa. Peminat RISHA dan RIKO, ditegaskan Martawang, harus benar-benar terdata dengan jelas agar dapat dijadikan sebagai kelompok terpisah dalam Pokmas yang akan dibentuk dengan fasilitas lurah dan camat setempat. “Pokmas harus mengelompokkan secara terpisah antara rumah yang rusak ringan, sedang, dan berat, begitu juga dengan yang berminat pada RISHA atau RIKO”.

          Menanggapi paparan Martawang mengenai hasil rapat dengan pusat, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan bahwa Pemerintah Kota Mataram tidak dapat menunggu terlalu lama agar warga terdampak yang ada di Kota Mataram bisa segera memulai pembangunan rumahnya. Dan karena tidak dapat menangani sendiri serta memerlukan kebijakan direktif dari pusat melalui pembentukan Pokmas, Mohan meminta agar camat dan lurah yang memiliki warga terdampak agar segera menyelesaikan pembentukan Pokmas, dengan memberikan waktu selama satu pekan saja sampai dengan hari Senin berikutnya. Selain itu Mohan juga menyoroti keberadaan beberapa titik kumpul atau titik pengungsian yang masih bertahan agar segera dapat dikosongkan. Dirinya meminta camat dan lurah setempat untuk meminta warga yang masih mengungsi agar segera dapat meninggalkan lokasi pengungsian. Bagi yang rumahnya masih dapat ditempati diharapkan untuk dapat segera kembali menempati rumahnya, dan bagi warga yang rumahnya tidak dapat ditempati akan dibangunkan Rusi di tanah atau di wilayah rumah masing-masing sebelum dapat membangun kembali. “Pelan-pelan, rayu mereka untuk pulang”, ucap Mohan. (ufi/nyem-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CityWebsite jdih Kota MataramKecamatan Cakranegara Dalam Data 2018.pdfKecamatan Mataram Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Selaparang Dalam Data 2018.pdfKecamatan Ampenan Dalam Data 2018Kota Mataram Dalam Data 2018Kecamatan Sekarbela Dalam Data 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat