RISHA dan RIKO Mulai Dibangun di Kota Mataram
03 Oktober 2018 84 View

RISHA dan RIKO Mulai Dibangun di Kota Mataram

MATARAM – RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) dan RIKO (Rumah Instan Konvensional) bagi warga yang rumahnya rusak berat terdampak gempa mulai dibangun di Kota Mataram. Pencanangan dimulainya pembangunan RISHA dan RIKO dilaksanakan pada Rabu (03/10/18), di Lingkungan Pengempel Indah Kelurahan Bertais Kecamatan Cakranegara Kota Mataram sebagai salah satu lingkungan yang terdampak paling parah. Pencanangan dihadiri langsung oleh Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh beserta Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, didampingi Sekretaris daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito, Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang, dan jajaran pimpinan OPD terkait lingkup Kota Mataram. Turut hadir pula pada kesempatan tersebut para anggota Forkopimda Kota Mataram, Direktur Pemulihan Peningkatan Fisik BPNB Neulis Zuliasri, masyarakat penerima bantuan, beserta pihak-pihak lain yang akan terlibat dalam pembangunan rumah instan bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Mataram.

          Disampaikan oleh Komandan Satgas yang mengawal pembangunan RISHA dan RIKO Kolonel Infantri H. Farid Ma’ruf, MA, pihaknya menyadari kesulitan yang harus dihadapi untuk mewujudkan pembangunan rumah instan yang merupakan kebijakan pemerintah tersebut karena banyaknya pihak yang harus bersatu-padu. Karena itu dirinya mengaku bangga dan menghargai pembentukan Pokmas di Kota Mataram yang memungkinkan kebijakan dapat segera diwujudkan. Farid berharap agar hal tersebut dapat diikuti oleh masyarakat di daerah lain agar Nusa Tenggara Barat dapat segera bangkit, bergerak, dan membangun kembali. Selain itu Farid juga berharap agar setelah ini tidak ada pihak yang terlibat tidak mengunci diri pada kebijakan yang berorientasi pada kepentingan pribadi dan mengembalikan pada inkondisi darurat untuk mengikuti prosedur yang memudahkan masyarakat, sehingga rumah instan dapat terwujud secepat mungkin. “Saling memudahkan kebijakan agar segera bisa diwujudkan, masyarakat segera punya rumah sebelum musim hujan tiba. Kita mendorong semangat semua pihak karena dibutuhkan kerja sama dan gotong royong semua pihak”, ucapnya.

          Sementara itu disampaikan oleh Wali Kota mataram H. Ahyar Abduh dalam sambutannya, Pemerintah Kota Mataram telah berkomitmen untuk terus berupaya semaksimal mungkin membantu masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Diakuinya, dengan jumlah kerusakan rumah yang mencapai lebih dari tujuh ribu unit dan tersebar di berbagai titik, Kota Mataram dihadapkan pada kendala kesiapan dan ketersediaan bahan. Meski demikian pihaknya bersama seluruh stakeholders terkait akan berupaya agar pembangunan dapat terus dilanjutkan secara bergiliran, agar dapat diselesaikan sesegera mungkin untuk mengantisipasi tibanya musim penghujan. Sejak awal lanjut Wali Kota, pihaknya mengeluarkan pernyataan Tanggap Darurat dan memerintahkan seluruh elemen yang ada untuk bergerak menyiapkan seluruh kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Dari awal pula dirinya menegaskan bahwa data-data korban terdampak harus benar-benar valid sesuai dengan kondisi di lapangan, agar jangan sampai ada warga terdampak yang tidak terdaftar. Karena itu dirinya merasa bersyukur bahwa pembangunan RISHA dan RIKO mulai dapat diwujudkan secara pasti. “Mana yang RISHA, mana yang RIKO, bangun. Agar kita dapat segera bangkit”, serunya.

Pencanangan dimulainya pembangunan RISHA dan RIKO diawali dengan mengadakan doa dan dzikir bersama dengan seluruh masyarakat dan pihak-pihak terkait yang hadir di lokasi acara. Sebelum melaksanakan pemasangan panel pertama pembangunan rumah instan tahan gempa bagi warga terdampak bencana, terlebih dahulu dilakukan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama antara Pokmas yang telah terbentuk sebagai syarat pencairan bantuan, dengan pihak-pihak penyedia jasa perumahan RISHA dan penyedia jasa bahan bangunan RIKO. Setelah itu, Wali Kota diikuti oleh seluruh pihak yang hadir juga melakukan pemasangan panel pertama yang menandai dimulainya pembangunan rumah instan untuk masyarakat terdampak bencana di Kota Mataram. Selain itu sebelum meninggalkan lokasi, Wali Kota beserta segenap jajarannya juga menyempatkan diri mengunjungi Sekolah Ceria yang dibangun di Lingkungan Pengempel Indah bagi anak-anak prasekolah. Sekolah Ceria dibangun atas bantuan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PEDOSKI) yang difasilitasi oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram. (ufi/tim-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CityWebsite jdih Kota MataramKecamatan Cakranegara Dalam Data 2018.pdfKecamatan Mataram Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Selaparang Dalam Data 2018.pdf111111111

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat