Selamat Datang!
  • Bundaran Kota Mataram

  • Pendopo Kota Mataram

  • Kota Tua Mataram

  • Bundaran Eks Bandara Selaparang

  • Taman Udayana

  • Penghargaan Adipura

  • Munas Akkopsi (Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi)

  • Taman Selagalas

  • Festival Keraton dan Masyarakat (FKMA) Asia Tenggara II

  • Taman Loang Baloq

  • Taman Sangkareang

  • Green Belt - Taman Udayana

  • Taman Tugu Udayana

  • Taman Beringin

Sabtu, 19 April 2014
Mari Kita Wujudkan Kota Mataram Yang Maju, Religius dan Berbudaya
PELAJAR KOTA MATARAM DEKLARASIKAN ANTI TAWURAN DAN ANTI NARKOBA
Dipublikasikan : 12 Oktober 2012

Tawuran antar pelajar yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kota-kota besar, mengundang keprihatinan masyarakat di berbagai daerah. Hal yang sama juga dengan  peredaran narkoba yang sudah merambah ke kalangan siswa sekolah. Karenanya 1300 orang para pelajar mewakili sekolah masing-masing se-Kota Mataram, mengucapkan ikrar deklarasi damai anti tawuran dan anti narkoba, pada Kamis 11 Oktober 2012 di Halaman Kantor Walikota Mataram. Dalam acara tersebut yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Mataram bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Mataram para pelajar perwakilan siswa-siswi SMP/MTs, SMA/MA/SMK negeri maupun swasta se-Kota Mataram membubuhkan tanda tangan di atas kain sepanjang 50 meter sebagai bentuk komitmen mereka.

Penyampaian Deklarasi yang dikemas melalui apel, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh sebagai Pembina Upacara menyampaikan deklarasi ini menjadi tonggak silaturahim dan komitmen damai dari para pelaku pendidikan. “Kegiatan ini juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kewaspadaan secara dini terhadap aksi tawuran dan penyalagunaan narkoba,” ujar Walikota. Selanjutnya diharapkan H Ahyar Abduh agar deklarasi pada hari ini dapat ditindak lanjuti oleh masing-masing kepala sekolah di tiap upacara bendera hari Senin pada masing-masing sekolah. “Peningkatan Iman dan Takwa siswa, memaksimalkan peran keluarga sebagai lingkungan terdekat para siswa dan kegiatan Ekstra Kurikuler yang ada di masing-masing sekolah diharapkan dapat memberikan dampak positif yang tidak memberikan ruang bagi para siswa-siswi kita untuk melakukan hal-hal negatif”, imbuhnya.

Walikota Mataram pada kesempatan tersebut juga menyerahkan secara simbolis Bantuan Operasional Daerah (Bosda) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM) kepada 4 orang Siswa. Apel Deklarasi Damai Anti Tawuran dan Anti Narkoba tersebut ditutup dengan penandatanganan pernyataan sikap Anti Tawuran dan Anti Narkoba di kain sepanjang 50 meter, penandatanganan yang diawali oleh Walikota Mataram tersebut dilanjutkan oleh 1300 perwakilan siswa-siswi yang hadir dalam apel tersebut. Pada kesempatan tersebut, para peserta apel dihibur oleh penampilan 8 orang remaja yang tergabung dalam Grup Perkusi “Last Vegast Percussion” yang mengukir prestasi menembus seleksi Indonesia Mencari Bakat yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi nasional.(pun/dik)



Sumber :