Peringati Hari Air Sedunia, Stakeholders Sepakat Tangani Restorasi Kali Jangkuk
06 Mei 2013 761 View

Peringati Hari Air Sedunia, Stakeholders Sepakat Tangani Restorasi Kali Jangkuk

World Water Day yang jatuh pada setiap tanggal 22 Maret, Senin (06/05), ditandatangani sebuah Kesepakatan bersama antara seluruh stakeholders terkait diantaranya Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB, Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram, Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram, dan para Lurah di sepanjang aliran Sungai Jangkuk, dengan mengetahui Walikota Mataram H. Ahyar Abduh serta DPRD tingkat II Kota Mataram, mengenai penanganan bersama Sungai Jangkuk. Penandatanganan kesepakatan yang dilaksanakan di Rinjani Ballroom 2 Hotel Lombok Raya Mataram, merupakan hasil dari sebuah kegiatan diskusi antar stakeholders yang dikemas sebagai bincang-bincang mengenai sumber daya air dengan topik Restorasi Sungai Jangkuk, yang diprakarsai oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat.

          Dalam diskusi yang melibatkan secara aktif Walikota Mataram H. Ahyar Abduh selaku salah satu pembicara ini, Walikota sempat menyampaikan prioritas Kota Mataram untuk peningkatan kualitas infrastruktur yang harus segera diselesaikan, termasuk di dalamnya Daerah Aliran Sungai (DAS). Di hadapan peserta diskusi yang berasal dari SKPD terkait dari lingkup Provinsi NTB, Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Barat, unsur dewan baik dari Provinsi NTB maupun dari Kota Mataram, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati lingkungan, mahasiswa, serta pihak-pihak terkait lainnya, Walikota berjanji akan merestorasi sepanjang pinggiran sungai yang berhilir di Kota Mataram ini dengan sebuah intervensi yang dilakukan secara nyata. Dengan membangun jalan sepanjang masing-masing satu kilometer di kedua sisi sungai, agar daerah sempadan sungai dapat lebih bersih tertata. “Saya berjanji, kalau jalan di pinggir sungai ini sudah jadi, restorasi akan terwujud”, tegas Walikota tanpa menanggalkan senyum khasnya.
          Namun restorasi Sungai Jangkuk ini bukan hanya urusan Pemerintah Kota Mataram, membutuhkan pula intervensi yang dilakukan bersama antar semua pihak yang terkait. Sehingga untuk mewujudkannya, dirumuskan sebuah pilot project yang akan dikerjakan dengan aksi bersama. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Mataram akan mulai menata pada tahun 2013 ini dengan membangun jalan di sepanjang pinggiran sungai, Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara bertugas melakukan pengerukan dasar sungai, juga para Lurah sepanjang aliran sungai yang diwajibkan untuk mempersiapkan masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Selain itu, BWS Nusa Tenggara dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) NTB juga berencana menjadikan sungai Jangkuk ini sebagai percontohan kali bersih. Rencana ini akan diwujudkan di antaranya dengan penanaman vegetasi di sepanjang lokasi, juga pelibatan semua pihak pemerhati sungai. (ufi/odink – humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Spanduk Ramadhan 1440 HSSH 2019

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat