Walikota Sambut Peserta CSS - Munas Akkopsi Dalam \
17 September 2013 1,011 View

Walikota Sambut Peserta CSS - Munas Akkopsi Dalam \"Welcome Dinner\"

Menjelang pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) XIII dan Munas AKKOPSI (Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi), Walikota Mataram H. Ahyar Abduh didampingi Wakil Walikota H. Mohan Roliskana menjamu ratusan tamu dari sekitar 70 Kabupaten/Kota anggota AKKOPSI dalam sebuah acara "Welcome Dinner". Acara jamuan makan malam sekaligus acara ramah tamah yang dihadiri oleh para Bupati dan Walikota anggota AKKOPSI beserta rombongannya ini digelar secara hangat dan sederhana di halaman Pendopo Walikota Mataram pada Senin petang (17/09). Diantara undangan, ikut hadir pula Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Kabinet Indonesia Bersatu II, Helmi Faishal Zaini.

Para undangan yang hadir langsung dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang telah dipersiapkan, serta disuguhi berbagai hiburan. Salah satu hiburan yang mendapat apresiasi cukup tinggi dari segenap undangan yang hadir adalah Tari Prahara Putri Mandalika. Sebuah suguhan sendratari tradisional diiringi tetabuhan Gendang Beleq, yang mengisahkan tentang legenda masyarakat Pulau Lombok, Putri Mandalika yang cantik jelita, yang mengubah diri menjadi nyale untuk menghindari pertumpahan darah para pangeran yang memperebutkan dirinya.

Dalam sambutan selamat datang oleh Walikota Mataram H. Ahyar Abduh, Walikota menyampaikan rasa gembira sekaligus bangga atas kepercayaan yang diberikan AKKOPSI sebagai tuan rumah penyelenggaraan City Sanitation Summit (CSS) XIII dan Munas AKKOPSI 2013 ini. Apalagi Kota Mataram sendiri baru setahun belakangan menjadi anggota AKKOPSI. Diharapkan Walikota, kesempatan ini menjadi sebuah motivasi dalam rangka percepatan program pembangunan di bidang sanitasi yang selama ini di-kerja keras-kan oleh dirinya beserta jajaran Pemerintahan Kota Mataram.

Urusan sanitasi menurut Walikota, memang merupakan urusan yang terkait dengan hal-hal yang tidak enak. Tidak enak dipandang dan tidak enak dicium karena berurusan dengan sampah, limbah, dan perilaku BAB sembarangan. Tapi urusan ini sangat mulia dan merupakan pelayanan dasar bagi masyarakat. "Saya sendiri tidak akan rela kalau urusan sanitasi ini terus-menerus menjadi masalah", tegas Walikota disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Sementara itu dalam sambutan oleh Ketua Umum AKKOPSI, Walikota Jambi dr. H. Rd. Bambang Priyanto, dikatakan bahwa AKKOPSI merupakan satu-satunya organisasi yang terdiri dari para Kepala Daerah tingkat II yang terkait dengan masalah sanitasi. Tidak hanya sebagai alat untuk memperkuat advokasi, organisasi ini dibentuk untuk meningkatkan pula fasilitasi, koordinasi, dan sinergi yang lebih baik untuk melaksanakan percepatan pembangunan di bidang sanitasi di seluruh kabupaten/kota anggota, dengan target utama pencapaian Indonesia menuju Millenium Development Goals (MDGs) 2015.

AKKOPSI merupakan sebuah organisasi yang didirikan di Jambi pada tanggal 22 Oktober 2009, yang diprakarsai oleh enam Walikota pendiri dan enam Walikota pendukung. Saat ini anggota AKKOPSI teregistrasi sejumlah 121 kabupaten/kota. Dalam CSS XIII 2013 di Kota Mataram ini akan dikukuhkan tambahan anggota, menjadi total 224 kabupaten/kota anggota. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh Kepala Daerah anggota AKKOPSI, melainkan juga para Ketua Tim Penggerak PKK dari masing-masing kabupaten/kota yang akan mengikuti serangkaian acara Ladies Program. (ufi-humas/foto.yud)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CitySSH Kota Mataram Tahun 2018Kota Mataram Dalam Data Tahun 2017Kecamatan Cakranegara Dalam DataKecamatan Ampenan Dalam DataKecamatan Mataram Dalam DataKecamatan Sandubaya Dalam DataKecamatan Sekarbela Dalam DataKecamatan Selaparang Dalam DataWebsite jdih Kota MataramBanner MNEK 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat