Walikota Panen Perdana Padi Pola SRI di  Marong
May 13, 2014 415 View

Walikota Panen Perdana Padi Pola SRI di Marong

Bertempat di lahan Kelompok Tani Marong Indah Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Walikota Mataram H Ahyar Abduh melaksanakan panen perdana padi  dengan pola SRI (Sistem Of Rice Intensification), bersama pejabat dari Bakorluh NTB, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan, serta Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian dan Kelautan Kota Mataram, Senin (11/11) di lahan seluar 200 hektare.

                Kegiatan panen perdana pola SRI ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuaan sarana dan prasarana pertanian kepada kelompok tani se Kota Mataram. Usai melakukan panen perdana, Walikota Mataram dalam sambutannya mengatakan,  kegiatan dan penyerahan bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

                “Hal ini sangat penting dan strategis karena, merupakan tindak lanjut dari amanat Presiden RI dalam bidang ketahanan pangan, karenanya semua komponen strategis dari jenjang pemerintah pusat hingga daerah harus fokus menanganai program ketahanan pangan, begitu juga dengan Kota Mataram,” ungkapnya sambil menambahkan apalagi  penduduk NTB merupakan penduduk yang memiliki tingkat konsumsi beras lebih tinggi jika dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.

                Namun demikian, masalah keterbatasan lahan akibat tingginya dinamika pembangunan, di  Kota Mataram sebagai Ibukota Provinsi NTB, tidak bisa menghindari pengurangaan lahan pertanian sebagai akibat pertumbuhan pembangunan bidang infrastuktur. “Karenanya pola tanam padi SRI ini sangat efisien menekan biaya produksi, baik dari segi penggunaan bibit maupun sarana produksinya,” katanya.

                 Dengan pola tanam adi SRI ini, gabah kering panen yang dihasilkan mampu mencapai 8 ton perhektare, jumlah itu jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pola tanam biasa yang hanya mencapai 5-6 ton per hektare.  Hal ini menjadi motivasi bagi petani lainnya. “Karenanya, Walikota berharap pola tanam SRI ini dapat dilaksanakan juga ke kelompok tani lainnya. Mari kita ikhtiar bersama untuk meningkatkan kesejahteraan perani, ” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Kota Mataram, Ir.HL. Mazhuriadi dalam laporannya menyampaikan, bahwa pola tanam SRI merupakan salah satu sistem peningkatan produksi padi dengan cara pemadatan/penambahan jumlah rumpun per hektare, penanaman  bibit dengan umur muda, efisiensi penggunaan air, pukuk dan benih  perhektare sehingga dikenal dengan budidaya pani hemat.

Menurutnya, dari 10 kelompok tani yang melaksanakan pola SRI, produksivitas yang dicapai rata-rata 79 KW/HA Gabah Kering Giling (GKG). “Jumlah itu melebihi sasaran produksivitas yang ditetapkan Kota Mataram sebesar 59 KW/HA  GKG pada tahun 2013,” katanya.

Dalam kaitan itu, pihaknya  akan tetap berupaya agar produksivitas padi di Kota Mataram bisa mencapai 60-70 kw/HA GKG, sehingga harapan Kota Mataram tahun 2014 bisa berkontribusi dalam swasembada beras nasional sebesar 28 ribu-29 ribu ton GKG. (nir/nyemfoto humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota Mataram Perwal Tata Naskah Dinas Pemerintah Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramPERATURAN WALIKOTA MATARAM TENTANG KODE ETIK ASNROAD MAP RB KOTA MATARAMBUKU STANDAR HARGA KOTA MATARAM TAHUN 2017Surat Edaran Libur Nasional 2017Edaran Cuti Tahun 2017Logo HUT RI yang ke-72BANNER HUT RI Ke-72HUT KOTA MATARAM KE-24Website Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart City

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 4,173 Visit
Kemarin : 4,748 Visit
Bulan Ini : 63,698 Visit
Tahun Ini : 129,913 Visit
Total : 132,633 Visit
Detail Statistik