Walikota Panen Perdana Padi Pola SRI di  Marong
11 November 2013 571 View

Walikota Panen Perdana Padi Pola SRI di Marong

Bertempat di lahan Kelompok Tani Marong Indah Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Walikota Mataram H Ahyar Abduh melaksanakan panen perdana padi  dengan pola SRI (Sistem Of Rice Intensification), bersama pejabat dari Bakorluh NTB, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan, serta Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian dan Kelautan Kota Mataram, Senin (11/11) di lahan seluar 200 hektare.

                Kegiatan panen perdana pola SRI ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuaan sarana dan prasarana pertanian kepada kelompok tani se Kota Mataram. Usai melakukan panen perdana, Walikota Mataram dalam sambutannya mengatakan,  kegiatan dan penyerahan bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

                “Hal ini sangat penting dan strategis karena, merupakan tindak lanjut dari amanat Presiden RI dalam bidang ketahanan pangan, karenanya semua komponen strategis dari jenjang pemerintah pusat hingga daerah harus fokus menanganai program ketahanan pangan, begitu juga dengan Kota Mataram,” ungkapnya sambil menambahkan apalagi  penduduk NTB merupakan penduduk yang memiliki tingkat konsumsi beras lebih tinggi jika dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.

                Namun demikian, masalah keterbatasan lahan akibat tingginya dinamika pembangunan, di  Kota Mataram sebagai Ibukota Provinsi NTB, tidak bisa menghindari pengurangaan lahan pertanian sebagai akibat pertumbuhan pembangunan bidang infrastuktur. “Karenanya pola tanam padi SRI ini sangat efisien menekan biaya produksi, baik dari segi penggunaan bibit maupun sarana produksinya,” katanya.

                 Dengan pola tanam adi SRI ini, gabah kering panen yang dihasilkan mampu mencapai 8 ton perhektare, jumlah itu jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pola tanam biasa yang hanya mencapai 5-6 ton per hektare.  Hal ini menjadi motivasi bagi petani lainnya. “Karenanya, Walikota berharap pola tanam SRI ini dapat dilaksanakan juga ke kelompok tani lainnya. Mari kita ikhtiar bersama untuk meningkatkan kesejahteraan perani, ” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Kota Mataram, Ir.HL. Mazhuriadi dalam laporannya menyampaikan, bahwa pola tanam SRI merupakan salah satu sistem peningkatan produksi padi dengan cara pemadatan/penambahan jumlah rumpun per hektare, penanaman  bibit dengan umur muda, efisiensi penggunaan air, pukuk dan benih  perhektare sehingga dikenal dengan budidaya pani hemat.

Menurutnya, dari 10 kelompok tani yang melaksanakan pola SRI, produksivitas yang dicapai rata-rata 79 KW/HA Gabah Kering Giling (GKG). “Jumlah itu melebihi sasaran produksivitas yang ditetapkan Kota Mataram sebesar 59 KW/HA  GKG pada tahun 2013,” katanya.

Dalam kaitan itu, pihaknya  akan tetap berupaya agar produksivitas padi di Kota Mataram bisa mencapai 60-70 kw/HA GKG, sehingga harapan Kota Mataram tahun 2014 bisa berkontribusi dalam swasembada beras nasional sebesar 28 ribu-29 ribu ton GKG. (nir/nyemfoto humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramROAD MAP RB KOTA MATARAMWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CitySSH Kota Mataram Tahun 2018HASIL SELEKSI ADMINISTRASI TFLKota Mataram Dalam Data Tahun 2017Kecamatan Cakranegara Dalam DataKecamatan Ampenan Dalam DataKecamatan Mataram Dalam DataKecamatan Sandubaya Dalam DataKecamatan Sekarbela Dalam DataKecamatan Selaparang Dalam Data

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 2,034 Visit
Kemarin : 2,913 Visit
Bulan Ini : 60,018 Visit
Tahun Ini : 160,409 Visit
Total : 743,268 Visit
Detail Statistik