STQ ke 23 Kota Mataram Resmi Dimulai
14 Juni 2014 1,059 View

STQ ke 23 Kota Mataram Resmi Dimulai

Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke 23 tingkat Kota Mataram resmi dibuka Walikota Mataram H Ahyar Abduh, Sabtu (14/6) malam di Lapangan Babakan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sanubaya. Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Walikota H Mohan Roliskana, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi, beserta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkot Mataram.

Dalam sambutannya, Walikota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, melalui pelaksanaan STQ akan tercipta SDM yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan tetapi juga memiliki nilai spiritualisas yang tinggi. Salah satu program unggulan Pemkot Mataram adalah peningkatan kualitas SDM dalam rangka peningkatan daya saing daerah. Karenanya, kata Walikota, tahun ini Pemkot Mataram kembali melanjutkan program percepatan pembangunan dengan titik berat pada pembangunan SDM.

‘’Pembangunan SDM diarahkan untuk membentuk insan yang handal dan berkarakter. Karenanya, momentum STQ agar dijadikan ajang untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Alquran dan menjadikannya sebagai pedoman bagi setiap kaum muslimin dalam menjalani kehidupan sehari-hari serta dalam upaya berperan aktif dalam pembangunan di Kota Mataram,’’ jelas Walikota.

Menurutnya, kebiasaan dan kecintaan membaca Alquran sudah semestinya tidak hanya dilakukan pada saat tertentu. Kehadiran teknologi canggih bisa dimanfaatkan untuk mengakses bacaan Alquran. Bahkan dalam waktu dekat, Pemkot Mataram akan meluncurkan Mushab Alquran yang diberi nama Mushab Mentaram. Launching direncanakan bertepatan dengan hari ulang tahun Kota Mataram tanggal 31 Agustus mendatang. ‘’Mushab Mentaram ini diharapkan bisa bermanfaat bagi segenap lapisan masyarakat, agar dapat dibaca, dipahami dan untuk menghayati isi Alquran secara lebih mendalam,’’ kata H Ahyar Abduh.

Didukung dengan keberadaan 232 masjid di Kota Mataram diharapkan bisa semakin menggemakan kecintaan akan membaca, memahami dan menghayati setiap ayat dalam Alquran. Hal ini menjadi dukungan tersendiri bagi Kemenag yang telah mencanangkan program gerakan Magrib mengaji sejak beberapa waktu lalu.

Walikota mengingatkan agar STQ ke 32 bisa dijadikan sebagai sarana untuk mengukur kemampuan serta pemahaman tentang Alquran. Sehingga bisa membentengi diri dan keluarga dari pengaruh globalisasi yang bisa mengurang nilai keimanan. ‘’Kepada khafilah, saya harapkan ajang ini tidak semata-mata untuk mengejar kemenangan namun dijadikan ajang memperkerat ukhuwah islamiah di antara sesama muslim di Kota Mataram, dan NTB pada umumnya.Diharapkan dari STQ ini akan lahir para qori/qoriah dan para juara yang bisa membawa nama baik Kota Mataram pada tingkat yang lebih tinggi. ‘’Bagi juara di tingkat Provinsi NTB, Insya Allah kami akan berangkatkan umroh,’’ kata Walikota.

Sementara itu, Ketua Panitia STQ ke 32 yang juga Camat Sanubaya L Syamsul Adnan mengatakan, pelaksanaan STQ yang dimulai tanggal 14 Juni hingga 17 Juni ini dimaksudkan untuk mencari dan penggali potensi minat serta bakat kader muda dalam mendalami Alquran. Sekaligus menyeleksi qori/qoriah dan hafiz/hafizah yang akan mewakili Kota Mataram ke STQ tingkat Provinsi NTB. ‘’Melalui STQ menjadi ajang mengevaluasi hasil pembinaan oleh LPTQ dari masing-masing kecamatan se Kota Mataram,’’ kata Syamsul.

Tema STQ ke 23 tahun ini adalah, melalui STQ kita tingkatkan kualitas dan solidaritas masyarakat menuju Mataram yang maju religius dan berbudaya. Sementara cabang yang dipertandingkan adalah, cabang tilawah golongan anak-anak dan dewasa putra/putri, cabang hifzil Quran golongan 1 juz putra/putri, golongan 5 juz putra/putrid, 10 juz putra/putrid, 20 jus putra/putri dan 30 juz putra/putri. Serta cabang tafsir bahasa Arab golongan dewasa putra/putri.

Jumlah peserta sebanyak 96 kafilah ditambah official dari masing-masing kecamatan. Dikatakan Syamsul, pelaksanaan STQ kali ini diupayakan agar bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. Karenanya STQ bukan sekedar ajang lomba yang memiliki nilai edukasi tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif di tengah situasi masyarakat yang menghadapi krisis akhlak dan identitas sebagai bangsa yang santun dan berbudi pekerti luhur. Sebelum kegiatan pembukaan STQ Sabtu (14/6) malam, diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti perwakilan kafilah peserta STQ. Pawai dilepas Wakil Walikota Mataram H Mohan Roliskana dengan mengambil start di depan Bapelkes Dasan Cermen. (rin/putra )

Agenda Kegiatan

Banner Link

Spanduk Ramadhan 1440 HSSH 2019

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat