Beranda - Situs Resmi Pemerintah Kota Mataram
Tingkatkan Produktifitas Padi dengan Intensifikasi Pertanian
09 Agustus 2014 966 View

Tingkatkan Produktifitas Padi dengan Intensifikasi Pertanian

Keterbatasan lahan pertanian yang tersedia di Kota Mataram diakui Walikota Mataram H. Ahyar Abduh. Dengan luas wilayah 61,3 km2 dan jumlah penduduk 427 ribu lebih, ketersediaan lahan pertanian sedikit demi sedikit terkonversi menjadi areal pemukiman maupun perniagaan. Minimnya lahan pertanian tidak serta merta mengalihkan perhatian dari sektor pertanian. Komitmen Pemerintah terhadap sektor ini terus ditingkatkan terutama melalui pendekatan teknologi pertanian.

Pada kesempatan menghadiri Panen Perdana varietas unggul baru “Inpari 30 Ciherang” dengan sistem tanam Jajar Legowo di Kelurahan Pagutan Kecamatan Mataram, Sabtu (9/8) menyebutkan, kerjasama Pemerintah Kota dengan BPPT NTB guna mendukung produktifitas hasil tanaman padi petani terbukti berhasil dengan pola ini. Peningkatan ini juga diungkapkan para petani dari Kelompok Tani Pade Angen Kelurahan Pagutan yang menyebutkan jika mengikuti pola tanam serta menggunakan varietas Inpari 30 Ciherang para petani akan memperoleh hasil yang cukup signifikan dibandingkan hasil tanam sebelumnya dengan pola dan varietas yang berbeda.

Keberhasilan penggunaan varietas ini dengan pola yang benar lanjut Walikota harus ditiru oleh petani lainnya di Kota Mataram. Dengan tingkat kebutuhan air yang cukup rendah serta tahan terhadap segala cuaca, varietas ini hendaknya menjadi pilihan para petani di Kota Mataram.

Sementara itu, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Nusa Tenggara Barat, DR.Ir. Dwi Praptomo Sujatmiko menyebutkan, berdasarkan penelitian yang dilakukan pihaknya, varietas Inpari 30 Ciherang terbukti tahan disegala cuaca dan baik bila ditanam di dataran rendah seperti Kota Mataram. Dengan tingkat kelembaban yang tidak terlalu tinggi serta kebutuhan akan pengairan yang tidak terlalu tinggi, para petani akan lebih diuntungkan dengan menanam varietas ini.

Jika para petani disiplin mengikuti instruksi dari para penyuluh pertanian dengan pola tanam jajar legowo 4 : 1, produktifitas padi dapat meningkat hingga rata-rata 7 ton perhetar bahkan bisa mencapai 9,6 ton perhektar. Lazimnya lanjut Dwi, para petani hanya bisa menghasilkan 5-6 ton gabah kering giling, karenanya dengan penanaman varietas baru seperti ini sangat memungkinkan produktifitas padi di Kota Mataram dapat terus meningkat meski lahan pertanian semakin berkurang. Kegiatan panen perdana ini dihadiri lebih dari 50 petani perwakilan dari setiap Kecamatan dirangkai dengan kegiatan temu wicara para petani dengan para pihak terkait.(dh/yudi)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CityWebsite jdih Kota MataramKecamatan Cakranegara Dalam Data 2018.pdfKecamatan Mataram Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Selaparang Dalam Data 2018.pdfKecamatan Ampenan Dalam Data 2018Kota Mataram Dalam Data 2018Kecamatan Sekarbela Dalam Data 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat