Rembuk Tani: Walikota Serahkan Bantuan Sarana Pertanian
22 Oktober 2014 900 View

Rembuk Tani: Walikota Serahkan Bantuan Sarana Pertanian

Sebanyak 268 kelompok tani se-Kota Mataram, mengikuti kegiatan rembung tani tingkat Kota Mataram,  yang berlangsung di Tugu Bumi Gora Jalan Udayana Kota Mataram, Rabu (22/10), dihadiri jajaran kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Mataram. Kegiatan itu dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis bantuan berupa kebutuhan sarana produksi pertanian dengan total anggaran sebesar Rp3,8 miliar lebih, oleh Wali Kota Mataram H Ahyar. Anggaran bantuan berupa kebutuhan dan sarana produksi pertanian tersebut bersumber dari APBN, APBD Provinsi NTB dan APBD Kota Mataram.  

Bantuan yang diberikan antara lain, tujuh unit hand traktor, 43 ekor sapi,  pengembangan optimalisasi lahan, pengembangan 200 hektare lahan padi dengan pola tanam SRI  (System of Rice Intensification), bantuan pembuatan irigasi lahan pertanian, alat tanam jajar legowo dan peralatan lainnya. "Bantuan ini harus disyukuri, tentunya dengan dimanfaatkan sebaik-baiknya agar dapat memberikan manfaat bagi para petani," kata wali kota usai menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis.

Wali Kota mengatakan, apapun yang menjadi aspirasi petani untuk meningkatkan produksi dan produktifitasnya dalam upaya mengatasi persoalan yang berkaitan dengan pertanian, akan ditampung dan dialokasikan dalam APBD yang akan datang.  "Insya Allah, kita akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan peralatan pertanian secara bertahap, karena hal itu sudah menjadi komitmen secara nasional hingga ke daerah," ujarnya. Wali Kota mengatakan, sektor pertanian memiliki peran strategis terutama dalam penyediaan pangan rakyat Indonesia. Petani berkontribusi nyata dalam penyediaan bahan baku industri bioenergi, penyerapan tenaga kerja, sumber devisa negara, sumber pendapatan rakyat dan pelestarian lingkungan. 

Terkait hal tersebut, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas melalui penyuluhan pertanian dengan pendekatan kelompok yang bisa mendukung sistem agribisnis berbasis pertanian. Untuk itu, Wali Kota meminta agar pembinaan poktan di Kota Mataram dapat diarahkan pada penerapan sistem agribisnis, peningkatan peran serta petani dalam mengemangkan usahan taninya.   Selain itu, tambahnya, kelompok tani diharapkan bisa membantu menanggapi potensi, memecahkan masalah usaha tani anggotanya secara efektif dan memudahkan dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan dan sumber daya lainnya.

Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kelautan Kota Mataram Hj Tasnim Sastiani mengatakan, kegiatan rembung tani tingkat Kota Mataram bertujuan sebagai wadah menggali potensi dan memecahkan masalah yang hadapi pertani, pelaku usaha utama, serta pelaku usaha bidang pertanian. "Selain itu untuk menghimpun dan merumuskan aspirasi petani, pelaku utama dan pelaku usaha dalam pengembangan pertanian," katanya.

Dalam pelaksaannya, kegiatan rembung tani juga diadakan temu wicara dan lomba asah terampil yang bertujuan mempererat tali silaturrahim antarkepala daerah dan antarkelompok tani lainnya. Kegiatan rembug tani juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada sejumlah kelompok tani berprestasi baik ditingkat Kota Mataram, tingkat provinsi maupun tingkat nasional. (nir/odik)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CityWebsite jdih Kota MataramKecamatan Cakranegara Dalam Data 2018.pdfKecamatan Mataram Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Selaparang Dalam Data 2018.pdfKecamatan Ampenan Dalam Data 2018Kota Mataram Dalam Data 2018Kecamatan Sekarbela Dalam Data 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat