Refleksi 4 tahun Kepemimpinan AMAN  di Kecamatan Selaparang
24 Desember 2014 914 View

Refleksi 4 tahun Kepemimpinan AMAN di Kecamatan Selaparang

Refleksi empat tahun masa kepemimpinan pasangan AMAN (Ahyar-Mohan) di Kecamatan Selaparang digelar di Aula Gedung Wanita NTB pada Rabu (24/12). Acara tersebut merupakan agenda kelima pasangan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dan Wakilnya H. Mohan Roliskana yang digelar di setiap kecamatan yang ada di Kota Mataram memasuki tahun terakhir masa jabatan pasangan AMAN memimpin Kota Mataram, yang bertujuan untuk melaporkan secara langsung kepada masyarakat mengenai perkembangan Kota Mataram selama dipimpin oleh pasangan Kepala Daerah yang menang mutlak satu putaran pada Pemilukada 2010 lalu.

Dihadiri oleh Camat Selaparang beserta seluruh jajaran Lurah setempat, Kepala SKPD lingkup Kota Mataram, serta ratusan masyarakat dari berbagai kalangan, diantaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan se-Kecamatan Selaparang, agenda Refleksi Empat Tahun Kepemimpinan AMAN diisi dengan paparan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh khususnya terkait dengan program-program kerja Pemerintah Kota Mataram yang telah dirumuskan dalam tiga program pokok. Yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Secara formal menurut Walikota dalam paparannya, agenda refleksi ini setara dengan LKPJ yang disampaikan setiap tahun di hadapan para wakil rakyat di DPRD Kota Mataram yang merupakan representasi dari masyarakat Kota Mataram. Namun dirinya bersama Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana berinisiatif menyampaikan secara langsung kepada masyarakat di masing-masing kecamatan secara adat. Secara pemerintahan, pasangan AMAN disebut sebagai Walikota dan Wakil Walikota. Akan tetapi pada hakekatnya Walikota dan Wakil Walikota adalah Khotimul Ummah atau pelayan masyarakat. "Dengan kata lain, Saya dan Pak Wakil adalah Guru Wisesa", tuturnya.

Mengenai tiga program pokok yang menjadi fokus Pemerintah Kota Mataram lanjut Walikota, yang pertama dan utama adalah mengenai peningkatan kualitas SDM. Sebagai kota jasa, pemerintahan, perdagangan, pusat pendidikan, dan sebagainya, Kota Mataram yang secara luas relatif kecil dan tidak memiliki sumber daya alam unggulan, kualitas SDM menjadi sangat penting karena merupakan faktor utama dari setiap kemajuan yang telah dicapai Kota Mataram. Dan yang lebih penting adalah yang berkaitan dg iman dan takwa. Karenanya menjadi PR bersama untuk terus berikhtiar bersama meningkatkan SDM baik melalui jalur formal maupun informal.

Sedangkan mengenai infrastruktur, Walikota menegaskan bahwa infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan jalan saja, termasuk di dalamnya sarana pendidikan dan perumahan. Namun untuk infrastruktur jalan khususnya jalan lingkungan yang sampai saat ini diakuinya masih menjadi masalah, dijanjikannya akan diselesaikan secara bertahap mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan. Sebagai gambaran, panjang jalan lingkungan yang totalnya lebih dari 300 km, ada sekitar 20% yang belum cukup baik. Perbaikan dengan hotmix yang membutuhkan minimal 500 juta rupiah per satu kilometer, dibutuhkan 40-60 milyar rupiah untuk perbaikan jalan lingkungan saja. Pinjaman yang diajukan ke pusat pun sampai saat ini belum bisa turun karena adanya transisi pemerintahan. Sehingga pinjaman dialihkan ke bank daerah, Bank NTB.

"Di Kecamatan Selaparang sudah selesai dibangun jalan baru yang merupakan kebanggaan kita bersama, terusan Jalan Bung Hatta. Itu nilainya 300 milyar rupiah. Rencananya setelah lampu jalan yang secara bertahap sudah terpasang, pertigaan di ujung jalan Bung Hatta di wilayah Gegutu akan kita jadikan perempatan. Disambung lagi ditembuskan sampai Gunung Sari", terang Walikota membocorkan rencana ke depan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Mataram.

Di hadapan masyarakat yang menghadiri agenda refleksi, atas nama pasangan AMAN Walikota berjanji akan terus bersama dan terus bekerja menyelesaikan amanah secara sungguh-sungguh sampai dengan berakhir masa jabatan yang diembannya. Selain itu dirinya juga memohon maaf pada seluruh masyarakat apabila masih ada hal-hal yang belum dapat dilaksanakan ataupun diwujudkan sampai dengan enpat tahun pemerintahannya, dan berharap agar ke depan Kota Mataram akan lebih baik lagi. "Tentu saja ada kekurangan-kekurangan, tapi justru disitulah letak kesempurnaan kita sebagai manusia", tutupnya.

Di akhir acara, turut diserahkan penghargaan dari masyarakat Kecamatan Selaparang masing-masing kepada; Walikota Mataram H. Ahyar Abduh sebagai Tokoh Pembangunan dengan memperhatikan Pelestarian Lingkungan, Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana sebagai Tokoh Peduli Pemuda Kota Mataram, Ibu Walikota Mataram Hj. Suryani Ahyar Abduh sebagai sesepuh Organisasi Wanita Kota Mataram, dan Ibu Wakil Walikota Mataram ND. Kinnastri Mohan Roliskana sebagai Pimpinan Gabungan Organisasi Wanita Kota Mataram. (ufi/nyem)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CitySSH Kota Mataram Tahun 2018Kota Mataram Dalam Data Tahun 2017Kecamatan Cakranegara Dalam DataKecamatan Ampenan Dalam DataKecamatan Mataram Dalam DataKecamatan Sandubaya Dalam DataKecamatan Sekarbela Dalam DataKecamatan Selaparang Dalam DataWebsite jdih Kota MataramBanner MNEK 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 2,356 Visit
Kemarin : 2,716 Visit
Bulan Ini : 72,360 Visit
Tahun Ini : 379,680 Visit
Total : 962,539 Visit
Detail Statistik