Alfamart Latih 75 UMKM di Kota Mataram
May 13, 2014 967 View

Alfamart Latih 75 UMKM di Kota Mataram

Sebanyak 75 Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kota Mataram menerima pelatihan manajemen ritel berbasis UMKM dari PT Sumber Alfaria Trijaya/Alfamart. Government Senior Manager PT. Sumber Alfaria Trijaya, Faturrahman, rabu (10/6) di Mataram menyebutkan, pelatihan ini merupakan bentuk kemitraan Alfamart dengan pengusaha UMKM di Kota Mataram. Selama ini terbangun persepsi di masyarakat, kehadiran pasar ritel modern mematikan UMKM yang banyak didominasi masyarakat menengah kebawah.

Dalam pelatihan ini, para pengusaha lokal akan dilatih untuk mengelola usahanya secara modern. Kehadiran bisnis ritel seperti Alfamart di Kota Mataram justru akan menumbuhkan mitra binaan Alfamart.

Saat ini, lanjut Fatur telah ada 635 anggota outlet binaan Alfamart yang tersebar di pulau Lombok dan Sumbawa. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan prinsip kerjasama saling menguntungkan antara kedua belah pihak.

Disamping memberikan pelatihan, kehadiran ritel alfamart memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Kota Mataram. Beragam kegiatan sosial kerap dilakukan terus dilakukan termasuk kegiatan sosial yang akan digelar jelang masuknya bulan suci ramadhan.

Sementara, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh pada kesempatan membuka pelatihan, merespon positif kegiatan ini sebagai bentuk peningkatan kapasitas UMKM di Kota Mataram. Kehadiran ritel modern merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Pesatnya perkembangan bisnis di Mataram menarik minat para pebisnis ritel untuk melebarkan sayapnya di Ibukota Provinsi NTB.

Pertumbuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Pendapatan Asli Daerah Kota Mataram yang bersumber dari sektor jasa, perdagangan, transportasi dan pariwisata menjadi salah satu tolak ukur dalam impelentasi kebijakan pemerintah di sektor terkait. Salah satu program unggulan Pemerintah yakni peningkatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal selaras dengan program Alfamart.

Tantangan wirausaha kedepan yakni era pasar bebas tingkat Asia Tenggara dan terbangunya sinergi masyarakat ekonomi ASEAN menuntut profesionalitas dari pelaku usaha di Kota Mataram. Upaya percepatan dapat dilakukan dengan secara aktif memberikan pelatihan dan membangun pemahaman akan pentingnya sinergitas. “Saat ini sudah tidak zamannya lagi menutup diri, sekarang sudah eranya keterbukaan, era persaingan yang sangat kompetitif” tegas Ahyar.

Wali Kota juga meminta para peserta untuk sungguh-sungguh menyerap ilmu dari keberhasilan usaha ritel Alfamart yang telah terbangun hingga memiliki jaringan di seluruh Indonesia.

Selain itu, Ahyar juga meminta Asosiasi Pedagang Kaki Lima Kota Mataram untuk terus meningkatkan kapasitas anggotanya baik melalui pelatihan maupun juga temu usaha baik secara formal maupun informal.

Kebijakan Pemkot Mataram terkait dengan penataan PKL melalui pendekatan persuasif terbukti mampu menata tanpa harus menggusur ataupun cara-cara represif. Penataan yang dilakukan tidak terlepas dari upaya mempercantik kota tanpa menghilangkan atau mengganggu aktifitas usaha PKL yang turut menyumbang pertumbuhan ekonomi Kota Mataram ungkap Ahyar.

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota Mataram Perwal Tata Naskah Dinas Pemerintah Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramPERATURAN WALIKOTA MATARAM TENTANG KODE ETIK ASNROAD MAP RB KOTA MATARAMBUKU STANDAR HARGA KOTA MATARAM TAHUN 2017Surat Edaran Libur Nasional 2017Edaran Cuti Tahun 2017Website Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CitySSH Kota Mataram Tahun 2018Logo HUT NTB 2017Website Elektronik Warta Kota Mataram

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 3,286 Visit
Kemarin : 5,584 Visit
Bulan Ini : 97,092 Visit
Tahun Ini : 543,285 Visit
Total : 546,005 Visit
Detail Statistik