Wali Kota Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2014
12 Juli 2015 1,005 View

Wali Kota Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2014

Bertempat di ruang rapat Gedung DPRD Kota Mataram, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menyampaikan pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Mataram tahun anggaran 2014, sekaligus dirangkai dengan penyampaikan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2015 dalam sidang paripurna, Sabtu (11/7).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, Sekda Kota Mataram HL Makmur Said, unsur Muspida, serta kepala SKPD lingkup Pemkot Mataram. Rapat paripurna di hari Sabtu terakhir di bulan Ramadan 1436 Hijriah ini dipimpin Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi. 

Terhadap pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Mataram tahun anggaran 2014, Wali Kota mengatakan, secara umum telah dapat dilaksanakan dengan baik. Dengan capaian realisasi keuangan sebesar Rp 1,4 triliun lebih atau 88,72 persen dari anggaran sebesar Rp 1,177 triliun lebih.

Pada sisi anggaran, sampai dengan Perubahan APBD 2014 secara keseluruhan direncanakan defisit anggaran sebesar Rp 121,8 miliar lebih. Pada sisi pendapatan dianggarkan sebesar Rp 1,5 triliun lebih, sementara jumlah belanja dianggarkan sebesar Rp 1,177 triliun lebih. “Untuk menutupi defisit, dibentuk rekening pembiayaan yang bersumber dari sisa lebih perhitungan tahun anggaran 2013 dan pinjaman daerah,” jelas Wali Kota.

Sementara dalam pelaksanaan pengelolaan APBD Kota Mataram tahun anggaran 2014, jumlah pendapatan yang berhasil direalisasi sampai akhir tahun anggaran 2014 adalah Rp 1,8 triliun lebih atau 102,63 persen dari target yang ditetapkan. Realisasi ini terdiri dari realisasi Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 202,5 miliar lebih atau 126,22 persen. Realisasi pendapatan dana perimbangan Rp 677,6 miliar lebih atau 99,48 persen dan realisasi lain-lain pendapata daerah yang sah sebesar Rp 202,8 miliar lebih atau 94,94 persen dari target yang direncanakan.

Dari sisi belanja, terealisasi Rp 1,4 triliun lebih atau 88,72 persen dari anggaran sebesar Rp 1,177 triliun lebih. “Pemerintah Kota Mataram telah melaksanakan prinsip-prinsip efisiensi dan efektifitas sehingga terjadi pelampauan pendapatan terutama pelampauan PAD dan penghematan belanja,” jelasnya.

Sehingga, meski dalam rencana anggaran dialokasikan defisit sebesar Rp 121,8 miliar lebih, dalam pelaksanaannya mengalami surplus realisasi anggaran Rp 38,7 miliar lebih. Mengacu pada system pengelolaan APBD yang dilaksanakan Pemkot Mataram dengan peningkatan kemampuan keuangan daerah melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan, efisiensi dan efektifitas belanja dan pengelolaan serta penatausahaan keuangan daerah yang baik, maka dalam pelaksanaan audit laporan keuangan yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kota Mataram mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Secara khusus kami sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah secara ikhlas memberikan semangat dan kerja kerasnya sehingga Kota Mataram mampu meraih opini WTP,” kata Wali Kota Mataram.

Selanjutnya terhadap Pengantar Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2015, Pemkot Mataram merencanakan mengakomodir beberapa program/kegiatan yang bersumber dari tambahan dana DAK infrastruktur jalan dan pertanian serta beberapa pergeseran kegiatan. Harapannya, program/kegiatan dapat terwujud dan terimplemetasi dengan baik sehingga masyarakat mampu merasakan perubahan tersebut.

Secara keseluruhan, pendapatan daerah direncanakan bertambah  Rp 96,3 miliar lebih dari anggaran semula Rp 1,117 triliun, sehingga terjadi perubahan menjadi Rp 1,2 triliun lebih. Penambahan terdiri dari, PAD yang semula Rp 196,8 miliar bertambah Rp 12 miliar lebih sehingga perubahan menjadi sebesar Rp 209 miliar lebih.

Dana perimbangan yang semula sebesar Rp 708 miliar lebih bertambah Rp 60 miliar lebih. Setelah perubahan menjadi sebesar Rp 768,7 miliar lebih. Lain-lain pendapatan daerah yang sah semua Rp 212 miliar lebih bertambah Rp 23,9 miliar lebih, setelah perubahan menjadi Rp 236 miliar lebih.

Untuk belanja daerah direncanakan bertambah Rp 90 miliar lebih, dari anggaran semula sebesar Rp 1,205 triliun lebih, sehingga setelah perubahan menjadi Rp 1,296 triliun lebih. Beberapa point kebijakan penting yang akan dibiayai dalam Perubahan APBD antara lain, pemeliharaan jalan, peningkatan jalan RTH Pagutan, pembangunan lanjutan RSUD Kota Mataram, tambahan biaya pelaksanaan Pemilukada kepada KPU dan Panwaslu, biaya pengamanan dan koordinasi pelaksanaan Pemilukada, dan lain-lain program/kegiatan yang bersifat urgen untuk dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan guna peningkatan kinerja pelayanan masyarakat.

Dengan adanya rencana pendapatan sebesar Rp 96,342 miliar lebih dan belaja bertambah Rp 90,342 miliar lebih, khusus dalam RAPBD Perubahan 2015 ini mengalami surplus anggaran sebesar Rp 6 miliar. Surplus rencananya diperuntukkan bagi penyertaan modal ke PT PDAM Giri Menang Mataram dalam pelaksanaan sambungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Dalam rangka penajaman pencapaian kinerja program/kegiatan pada masing-masing SKPD, kami telah lakukan beberapa perubahan (revisi) anggaran yang tidak bersifat menambah atau mengurangi dana. Tapi hanya dilakukan pergeseran antar kode rekening,” terang Wali Kota Matarama.

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CityWebsite jdih Kota MataramKecamatan Cakranegara Dalam Data 2018.pdfKecamatan Mataram Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Sandubaya Dalam Data 2018.pdfKecamatan Selaparang Dalam Data 2018.pdf111111111

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat