Wawali Berniat Lanjutkan Penertiban Kafe Miras
May 13, 2014 461 View

Wawali Berniat Lanjutkan Penertiban Kafe Miras

MATARAM – Penertiban kafe miras yang telah dilakukan Pemerintah Kota Mataram masih berlanjut dengan pertemuan bersama pihak TNI dan Polri. Pertemuan yang dimaksudkan untuk mengelaborasi pandangan mereka terkait dengan rencana penertiban kafe-kafe miras yang lebih besar ini menghasilkan dukungan dari pihak TNI maupun Polri bagi Pemerintah Kota Mataram untuk melanjutkan kembali penegakan Perda Miras di Kota Mataram. Hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana saat memimpin rapat koordinasi pertamanya dengan para camat dan lurah se-Kota Mataram, Selasa (29/03/16) di Ruang Kenari kantor Walikota Mataram.

Meskipun pada prinsipnya mendukung sepenuhnya rencana Pemerintah Kota Mataram untuk menegakkan Perda Miras, pihak Kepolisian mengusulkan agar penertiban dilakukan melalui pendekatan selektif prioritas. Dalam hal ini berarti dipilih secara selektif dan dilakukan bertahap sesuai prioritas. Namun untuk menghindari timbulnya kecemburuan, Mohan menetapkan jalan tengah untuk tetap dilakukan dengan pendekatan selektif prioritas, dengan cara mengambil sampel dari tiap kecamatan yang kemudian ditentukan bersama mana yang merupakan prioritas untuk segera dilakukan penertiban. Karenanya Mohan meminta semua camat dan lurah untuk segera mendata kafe-kafe yang ada di wilayah masing-masing baik yang besar maupun kecil, baik yang tersembunyi maupun yang menggelar dagangan secara demonstratif. “Hari Kamis saya harap datanya sudah masuk ke meja saya”, ujarnya.

Tindakan yang akan dilakukan nanti lanjut Mohan, akan dilakukan pula dengan tahapan-tahapan tertentu yang dimulai dari tindakan persuasif, melayangkan surat peringatan, peneguran, sampai dengan penindakan. Hal tersebut untuk menghindari reaksi yang tidak diharapkan baik dari pemilik maupun pekerja kafe. Hanya masih dibutuhkan keberanian dari para lurah untuk benar-benar dapat menterjemahkan kebijakan-kebijakan umum Kepala Daerah yang sifatnya strategis, serta fokus pada penertiban penjualan miras ini untuk diselesaikan dalam satu sampai dua bulan ke depan. Karena merunut pada kasus-kasus yang terekam di Kota Mataram, konflik sosial selalu dimulai dari konsumsi miras yang merambat ke wilayah lain bahkan ke wilayah SARA.

Dihadapan para camat dan lurah se-Kota Mataram, Mohan memotivasi para lurah untuk tidak melempem dalam upaya menegakkan perda. Karena bagaimanapun menurut Mohan, lurah merupakan cermin dari baik atau buruknya Kepala daerah dan juga ujung tombak Pemerintah Kota Mataram yang akan menjaga agar kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kepala Daerah dapat berjalan sebagaimana mestinya. Mohan juga berharap para lurah dapat menyampaikan secara langsung kepada dirinya apabila ada persoalan krusial yang bersifat parsial di wilayah masing-masing. “Sampaikan langsung supaya segera dicarikan jalan keluar, jangan sampai tertahan”, pungkasnya. (ufi/nyem-humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota Mataram Perwal Tata Naskah Dinas Pemerintah Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramPERATURAN WALIKOTA MATARAM TENTANG KODE ETIK ASNROAD MAP RB KOTA MATARAMBUKU STANDAR HARGA KOTA MATARAM TAHUN 2017Surat Edaran Libur Nasional 2017Edaran Cuti Tahun 2017Logo HUT RI yang ke-72BANNER HUT RI Ke-72HUT KOTA MATARAM KE-24Website Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart City

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat

Statistik Pengunjung

Hari Ini : 6,793 Visit
Kemarin : 4,329 Visit
Bulan Ini : 90,379 Visit
Tahun Ini : 156,594 Visit
Total : 159,314 Visit
Detail Statistik