Deklarasi Bright Gas di Pemkot Mataram
25 November 2016 803 View

Deklarasi Bright Gas di Pemkot Mataram

MATARAM – Mengambil momentum Gerak Jalan Sehat dalam rangka HUT Korpri ke-45 Kota Mataram, Pertamina Nusa Tenggara Barat meluncurkan penggunaan gas elpiji baru non subsidi “Bright Gas” bagi kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kota Mataram. Deklarasi penggunaan tabung gas berwarna pink cerah dengan isi 5,5 kilogram ini dilakukan oleh Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana bersama Marketing Branch Manager Pertamina Wilayah Bali dan Nusa Tenggara I Ketut Permadi Aryakuumara, sesaat sebelum bersama-sama mengikuti kegiatan Gerak Jalan Sehat yang diikuti oleh seluruh jajaran karyawan-karyawati lingkup Kota Mataram di halaman Kantor Wali Kota Mataram pada Jumat pagi (25/11/16).

Dikatakan Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, deklarasi yang dilaksanakan tersebut sebagai sebuah inisiatif bagi “Gerakan Sadar Subsidi” bagi PNS lingkup Kota Mataram. Sebagai daerah pertama di Nusa Tenggara Barat yang pertama memperkenalkan “Bright Gas” sebagai produk pilihan non subsidi, Mohan berharap PNS Kota Mataram yang termasuk golongan masyarakat mampu menjadi pionir untuk membantu pemerintah agar subsidi tepat sasaran. Untuk itu Mohan menghimbau agar PNS Kota Mataram beralih menggunakan gas bertabung warna pink cerah non subsidi ini. “Hari ini kita launching bersama, saya meminta PNS Kota Mataram bisa memanfaatkan penggunaan gas non subsidi ini”, ujarnya.

Subsidi gas dengan tabung melon berwarna hijau lanjut Mohan, saat ini banyak disalah gunakan dan tidak sesuai dengan peruntukan. Karena sejatinya tabung berisi tiga kilogram tersebut diperuntukkan bagi warga masyarakat kurang mampu. Dari hasil survey yang pernah dibacanya, menurut Mohan konon warna pink identik dengan ibu-ibu selaku konsumen utama dan pemakai gas elpiji. Karena itu Mohan menganggap pemilihan warna pink ini nantinya akan lebih mudah diterima oleh masyarakat. Hanya saja dirinya berharap pihak Pertamina selaku produsen dapat menjamin ketersediaan sekaligus mengantisipasi kebutuhan tabung “Bright Gas” ini di Kota Mataram.

Sementara dikatakan oleh Marketing Branch Manager Pertamina Wilayah Bali dan Nusa Tenggara I Ketut Permadi Aryakuumara, saat ini di Kota Mataram telah ada enam agen, 45 outlet, dan 11 SPBU yang menjual elpiji non subsidi termasuk elpiji 5,5 kilogram ini. Sejak pertama kali dipasarkan pada bulan September 2016, angka penjualan “Bright Gas” di Kota Mataram terus meningkat. Hingga bulan Oktober 2016, penjualan “Bright Gas” meningkat hingga 200 persen. Kedepan dirinya berharap agar elpiji tabung pink ini ada dijual di semua SPBU, meskipun pihak Pertamina memastikan tidak akan menarik elpiji tiga kilogram tabung hijau dari pasaran. “Tetap disalurkan sesuai kuota, tapi tetap berusaha agar subsidi tepat sasaran”, ungkapnya.

Dengan dukungan Pemerintah Kota Mataram melalui deklarasi ini lanjut Ketut Permadi, dirinya berharap mendapatkan respon positif dari masyarakat yang tidak masuk dalam golongan kurang mampu di Kota Mataram dan pelan-pelan dapat menggeser penggunaan gas melon bersubsidi tiga kilogram. Apalagi selain relatif ringan, tabung “Bright Gas” juga lebih aman karena dilengkapi dengan katup ganda yang dapat mencegah kebocoran pada kepala tabung. Sedangkan untuk menjamin kualitas dan ketepatan isi, tabung berisi 5,5 kilogram ini juga dilengkapi segel hologram yang tidak dapat dipalsukan. (ufi/nyem-humas

Agenda Kegiatan

Banner Link

Spanduk Ramadhan 1440 HSSH 2019

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat